Laporkan Masalah

Pengaruh Substitusi Kapur dengan Cangkang Telur pada Sludge Biogas Feses Sapi Potong sebagai Media Jamur terhadap Produktivitas Jamur Tiram Putih (Pleurotus florida)

NAUFAL AFIF DENI Z, Ir. Ambar Pertiwiningrum, M.Si., Ph.D.

2018 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh substitusi kapur menggunakan cangkang telur terhadap produktivitas jamur tiram putih (Pleurotus florida) dengan memanfaatkan sludge biogas feses sapi potong sebagai media tanam. Cangkang telur dan sludge biogas dikeringkan di bawah sinar matahari sampai kering yang kemudian dihaluskan. Kontrol (P0) yang digunakan adalah campuran 15% sludge dan 2% kapur. Komposisi tiap perlakuan terdiri atas 15% sludge serta ditambahkan perbandingan antara kapur dan cangkang telur dengan perbandingan 1,5%:0,5% (P1), 1%:1% (P2), 0,5%:1,5% (P3), dan 0%:2% (P4). Setiap perlakuan dilakukan 3 pengulangan. Masing-masing perlakuan diuji kimia yang meliputi kadar air, serat kasar, bahan organik, C-organik, N-total, P-total, K-total, dan Rasio C/N. Variabel produktivitas jamur tiram putih meliputi umur mulai panen, berat segar, diameter tudung, jumlah tudung, panjang tangkai, dan jumlah panen. Data dianalisis statistik menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) untuk data yang berbeda nyata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan cangkang telur sebagai substitusi kapur pada sludge biogas feses sapi potong sebagai media tanam jamur mampu meningkatkan nutrien media tanam jamur seperti kadar air 66,63% pada perlakuan P4; C-organik 9,84% pada perlakuan P3; posphor total 0,193% pada perlakuan P4; dan nitrogen total 1,321% pada perlakuan P2. Penggunaan cangkang telur 2% mampu meningkatkan berat segar setelah panen sebesar 88,41 gram. Dapat disimpulkan bahwa cangkang telur pada sludge biogas feses sapi potong berpotensi sebagai bahan pengganti kapur karena mampu meningkatkan nutrien media tanam dan produksi jamur tiram putih.

The aim of this research was to determine the effect of calcium substitution with eggshell on the white oyster mushroom productivity with beef cattle feces sludge biogas as media. Eggshell and sludge biogas were dried under the sunlight till dry and then blended. Combination of 15% sludge and 2% calcium used as control (P0). Each treatment combined with 15% sludge and ratio of calcium and eggshell 1,5%:0,5% (P1), 1%:1% (P2), 0,5%:1,5% (P3), and 0%:2% (P4). Each treatment consist of 3 replications. Each treatment media were chemically tested including water content, organic matter, crude fiber, C-organic, N-total, P-total, K-total, and C/N ratio. Productivity variabel of white oyster mushroom include first harvest day, fresh weight, diameter of the hood, number of hood, stem lenght, and number of harvesting. Data were tested using analysis of variance completely randomized undirectional and the average difference was tested using Duncan Multiple Range Test (DMRT). The result of research showed that the addition of eggshell for calcium substitution on beef cattle feces sludge biogas as media was increased nutrient in white oyster mushroom media like water content 66,63% on P4, C-organic 9,84% on P3, posphor total 0,193% on P4, and nitrogen total 1,321 on P2. The addition of eggshell 2% was increased fresh weight 88,41% gram. It can be concluded that eggshell on beef cattle feces sludge biogas potentially used as calcium subtitution because increased media nutrien and white oyster mushroom productivity.

Kata Kunci : cangkang telur, sludge feses sapi potong, jamur tiram putih


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.