Laporkan Masalah

Pengaruh Aplikasi Pupuk Hayati terhadap Penyakit Hawar Pelepah Daun Padi Varietas IR64 pada Musim Hujan

MUKTI NUR LAILIYYAH, Dr. Ir. Arif Wibowo, M. Agr. Sc ; Ani Widyastuti, S.P., M.P., Ph.D

2018 | Skripsi | S1 ILMU HAMA DAN PENYAKIT TUMBUHAN

Rhizoctonia solani merupakan jamur penyebab penyakit busuk pelepah daun padi yang menyumbang kehilangan hasil sebanyak 25%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pupuk hayati dalam menekan perkembangan penyakit hawar pelepah daun padi pada varietas padi IR64 yang dilakukan di Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Percobaan langsung uji antagonis untuk daya hambat pupuk hayati terhadap pertumbuhan R solani untuk skala laboratorium. Untuk pengamatan laboratorium dilakukan 6 perlakuan dengan 3 ulangan. Pada pengamatan lapangan digunakan 7 perlakuan dengan 24 tanaman sampel menggunakan Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan interval pengamatan dua minggu sekali. Parameter yang diamati meliputi (i) insidensi penyakit hawar pelepah daun padi ; (ii) pengamatan agronomi; (iii) hasil produksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa agens antagonis yang terkandung dalam pupuk hayati mampu menekan pertumbuhan koloni R. solani dalam cawan petri antara 30-80%. Penelitian di lapangan menunjukkan bahwa penggunaan pupuk hayati mampu menekan perkembangan penyakit hawar pelepah daun padi, walaupun demikian hasil pengamatan pada 11mst menunjukkan bahwa IP hawar pelepah daun padi tidak berbeda nyata dengan perlakuan kontrol 1. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa aplikasi pupuk hayati tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap tanaman padi. Walaupun dengan perlakuan P4 menghasilkan produksi padi yang tinggi.

Rhizoctonia solani a fungus that causes Sheath blight is an important disease which contributes 25% yield loss. This study aims to determine the ability of biological fertilizer of sheath blight diseases on IR64 varieties conducted in Sleman District, Sleman Regency, Special Province of Yogyakarta. Experiment of antagonistic test for biological fertilizer inhibition of R solani growth for laboratory with 6 treatments with 3 replications. On field observation, 7 treatments were used with 24 sample plants using Completely Randomized Block Design (RAKL) with two weeks observation interval. Parameters observed (i) incidence of sheath blight; (ii) agronomic observation; (iii) production. The results showed that the antagonistic agent contained in the biological fertilizer was able to suppress the growth of R. solani colony in a petri dish between 30-80%. Research in the field shows the use of biological fertilizer is able to suppress the sheath blight, although the observations on 11 mst showed that IP sheath blight did not significantly with the control 1. The results showed that the application of biological fertilizers did not give a real effect on the plant rice with P4 treatment resulted in high rice production.

Kata Kunci : Rhizoctonia solani, hawar pelepah daun padi, IR64, uji antagonis, pupuk hayati


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.