Laporkan Masalah

Analisis Yuridis Peran Yayasan Karya Cipta Indonesia dalam Memungut Royalti atas Tindakan Pengumuman Lagu Secara Komersial (Studi Pada Tempat Usaha Kafe di DIY)

BAYU RAHARDIAN FIRDAUSYA, Prof. M. Hawin, S.H., LL.M., Ph.D.

2018 | Skripsi | S1 ILMU HUKUM

Penulisan hukum dengan judul Analisis Yuridis Peran Yayasan Karya Cipta Indonesia dalam Memungut Royalti atas Tindakan Pengumuman Lagu secara Komersial (Studi Pada Tempat Usaha Kafe di DIY) ini bertujuan untuk mengetahui tantangan YKCI dalam memungut royalti atas tindakan pengumuman lagu secara komersial oleh kafe di DIY serta bagaimana peran YKCI dalam mengatasi tindakan pengumuman lagu secara komersial oleh kafe di DIY yang tidak memiliki lisensi hak mengumumkan lagu. Penulisan hukum ini berjenis normatif empiris. Pengumpulan data dilakukan menggunakan metode penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Data dari penelitian tersebut kemudian dianalis secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil pembahasan yang ada, hasil penulisan hukum ini yaitu: Pertama, Sebagai LMK di Indonesia, YKCI menemui banyak tantangan dalam memungut royalti kafe di DIY. Tantangan tersebut terdiri dari tantangan eksternal dan internal. Kedua, Peran YKCI dalam mengatasi tindakan hak tindakan pengumuman lagu secara komersial oleh kafe di DIY yang tidak memiliki lisensi hak mengumumkan lagu terdiri dari peran preventif dan represif.

This legal writing entitled Juridical Analysis of the Role of Yayasan Karya Cipta Indonesia in Collecting Royalties on Commercial Performance of Songs (Study at Cafe Business Place in DIY) has purposes to analyze the YKCIs challenge in collecting royalties on commercial performance of songs at cafe in DIY and understand the role of Yayasan Karya Cipta Indonesia in overcoming the commercial performance of songs at cafe in DIY who do not have the performing right license. This legal writing is a normative empirical legal writing. Data collection in this research uses collaborative methods between literature and field research. Data was analyzed by qualitative descriptive analysis. The analysis in this legal writing, shows that: First, as Collective Management Organization in Indonesia, Yayasan Karya Cipta Indonesia faced various challenges in collecting royalties in DIY. Such challenges consist of external and internal challenges. Second, the role of YKCI in overcoming the commercial performance of songs at cafe in DIY who do not have the performing right licence consists of preventive and represissive role.

Kata Kunci : Yayasan Karya Cipta Indonesia, royalti, hak mengumumkan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.