Laporkan Masalah

Analisis Pendapatan Peternak Ayam Broiler pada Pola Kemitraan Inti Plasma di Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta

ADELIA GHAFIRA PUTRI, Dr. Tri Anggraeni Kusumastuti, SP., MP.

2018 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Tujuan dari penelitian adalah 1) Mengidentifikasi karakteristik peternak; 2) Mengidentifikasi karakteristik usaha peternakan dan 3) Menganalisis pendapatan peternak ayam broiler pola kemitraan inti plasma di Kabupaten Bantul, DIY. Lokasi penelitian dilaksanakan di Kabupaten Bantul, DIY pada bulan Oktober sampai November 2017. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sebanyak 30 responden. Metode pengumpulan data adalah pra survei dan survei meliputi observasi dan wawancara secara langsung menggunakan kuesioner. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, yaitu untuk menghitung rata-rata pendapatan dan menyajikan data dalam bentuk tabel. Total pendapatan merupakan hasil pengurangan antara total penerimaan dengan total biaya yang terdiri dari biaya tetap dan biaya tidak tetap. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa karakteristik peternak berdasarkan umur, tingkat pendidikan, jumlah anggota keluarga, dan pekerjaan mendukung peternak dalam menjalankan usaha ternak ayam broiler. Berdasarkan karakteristik usaha meliputi skala usaha sebesar 3036,67 ekor; umur panen selama 35,18 hari; bobot panen sebesar 1,94 kg; kandang open house (96,67 persen) dengan jenis kandang panggung; kepadatan kandang sebesar 9,24 ekor/m2; siklus pemeliharaan sebanyak 6,20 periode/tahun; periode pengosongan kandang selama 14,50 hari; nilai FCR sebesar 1,47; dan nilai mortalitas sebesar 10,18 persen. Total pendapatan yang diperoleh peternak ayam broiler pola kemitraan inti plasma di Kabupaten Bantul, DIY sebesar Rp 2.141.956,19 per periode dengan total pendapatan per ekor sebesar Rp 705,36.

This study aims 1) To identify the characteristics of broiler farmer, 2) To identify the characteristics of broiler farming and 3) To analyze the net income of broiler farmer under contract farming in Bantul Regency, DIY. The research was conducted in Bantul Regency, DIY from October to November 2017. The sample was determined by using purposive sampling with 30 respondents. The data were collected by pre survey and survey including observation and direct interview using questionnaire. Descriptive quantitative was used in the analysis to calculate the average of net income and the result shown in table. The net income is calcuated by subscrating total revenue and total cost that consist of fixed cost and variable cost. The result showed that characteristics of broiler farmer based on age, educational level, number of family member, and occupational status supported the broiler farmer to run the broiler farming under contract farming. The characteristics of broiler farming showed that average population of broiler is 3,036.67 birds, slaughter age is 35.18 days, body weight is 1.94 kg, type of poultry house is open house (96.67 percent) by using perforated floor, stocking density is 9.24 birds/m2, production cycle is 6.20 period/year, service period is 14.50 days, FCR is 1.47, and mortality is 10.18 percent. The net income of broiler farmer under contract farming in Bantul Regency, DIY is Rp 2,141,956.19 per period with net income per bird is Rp 705.36.

Kata Kunci : karakteristik peternak, karakteristik usaha peternakan, pendapatan, pola kemitraan inti plasma


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.