Laporkan Masalah

BIODEGRADASI MINYAK NABATI BEKAS OLEH BIOFILM Pseudomonas aeruginosa PADA PERMUKAAN HIFA Eupenicillium javanicum YANG DIDITUMBUHKAN PADA MATRIKS VERMIKULIT

EDUWARDO, Prof. Ir. Irfan D. Prijambada, M .Eng., Ph.D.

2018 | Skripsi | S1 MIKROBIOLOGI PERTANIAN

Kegiatan produksi dan konsumsi minyak nabati dapat menyebabkan masalah lingkungan. Upaya untuk mencari teknologi yang paling mudah, murah, dan ramah lingkungan guna menangani limbah tersebut terus dilakukan. Pembentukan Fungal Bacterial Biofilm (FBB) oleh bakteri Pseudomonas aeruginosa dan jamur Eupenicillium javanicum pada matriks padat mampu meningkatkan sinergitas bakteri dan jamur untuk mendegradasi minyak nabati. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kinetika biodegradasi minyak nabati oleh Fungal-Bacterial Biofilm (FBB) dalam matriks padat dengan kultur tunggal bakteri dan jamur penyusun FBB. Penelitian ini menggunakan isolat bakteri Pseudomonas aeruginosa dan jamur Eupenicillium javanicum. Hifa ditumbuhkan pada matriks padat vermikulit yang diperkaya nutrisi. Biofilm bakteri yang terbentuk pada permukaan hifa yang tumbuh di matriks padat dikonfirmasi secara mikroskopis sebelum digunakan untuk mendegradasi limbah minyak nabati. Setelah dilakukan pembentukan biofilm, dilakukan pengujian kinetika biodegradasi minyak nabati dengan metode gravimetri secara periodik. Sisa minyak dianalisis dengan metode ekstraksi labu kocok dan soxhlet. Berdasarkan hasil percobaan, diketahui FBB mampu mendegradasi limbah minyak nabati hingga 87,69 %. Kinetika orde reaksi yang sesuai untuk data biodegradasi pada penelitian ini adalah orde reaksi satu. Berdasarkan kinetika orde reaksi satu, konstanta laju degrdasi (k) FBB sebesar 0,2284 %hari-1.

Vegetable oil production and consumption has caused environmental problems. Waste production from these activites can polute water and soil. Exploration on technology that most applicable, efficient, and eco-friendly, to solve the pollution problem is developing, and one of them is biodegradation. Fungal Bacterial Biofilm (FBB) forming by bacteria Pseudomonas aeruginosa and fungi Eupenicillium javanicum on solid matrix can increase bacterial and fungal collaboration to degrade vegetable oil. The aim of this study was to compare vegetable oil biodegradation kinetic by FBB on solid matrix with its single bacteria and fungus composer. Hyphae was grown on enriched vermiculite. Bacterial biofilms that form on the surface of hyphae which grown on the solid matrix were confirmed microscopically before being used to degrade the vegetable oil. After biofilm formation, its degradation ability were examined by gravimetric method periodically. The remaining oil was analyzed by the extraction method of shake flask and soxhlet. Based on the experimental results, FBB affected physical condition of the matrix and enhanced precentase of degradation vegetable oil up to 87,69%. Then, the rate of biodegradation constant was determined by using a curve method assuming that the biodegradation process was a first reaction order. From the calculation, it was revealed that the biodegradation reaction constant of FBB was 0,2284 %day-1.

Kata Kunci : Kinetika biodegradasi, Minyak nabati bekas, Fungal Bacterial Biofilm, dan Vermikulit


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.