Laporkan Masalah

Does XBRL Adoption Reduce Information Asymmetry: Evidence from US Capital Market

MUHAMMAD FADHLI, Tarsisius Hani Handoko, M.B.A., Ph.D.

2017 | Tesis | S2 Manajemen

Tesis ini menyajikan analisis atas efek dari penerapan XBRL pada asimetri informasi di pasar modal Amerika Serikat. Metode analisa termasuk t-test dengan membandingkan asimetri informasi yang diukur dengan bid-ask spread sebelum dan setelah kewajiban pelaporan dengan XBRL. Selain itu juga dilakukan analisis linier berganda untuk menyelidiki lebih lanjut berkurangnya asimetri informasi setelah implementasi XBRL. Hasil analisis menunjukkan asimetri informasi di pasar modal berkurang setelah kewajiban pelaporan dengan XBRL. Secara khusus untuk perusahaan yang mengadopsi XBRL efeknya lebih terlihat. Akan tetapi, asimetri informasi meningkat bebarapa hari pada periode sekitar penerbitan laporan XBRL Tesis ini mengajukan penjelasan atas hasil penelitian sebelumnya yang sepertinya kontradiktif atas efek XBRL pada asimetri informasi. Hasilnya menunjukkan bahwa penggunaan XBRL akan mengurangi asimetri informasi secara umum pada pasar modal. Hal ini karena XBRL memudahkan akses atas informasi keuangan perusahaan. XBRL juga membantu investor untuk mengagregasi serta menganalisa informasi keuangan dari suatu kelompok industri. Akan tetapi pada perusahaan yang mempublikasi laporan keuangannya dengan format XBRL dapat mengalami peningkatan asimetri informasi untuk rentang waktu sekitar penerbitan laporan keuangan. Hal ini disebabkan atas kekhawatiran dari investor atas investor lain yang mungkin memiliki kemampuan memproses XBRL dengan lebih baik. Penelitian ini juga mengajukan alternatif penjelasan atas hasil yang kontradiktif pada penelitian-penelitian sebelumnya yang dimungkinkan oleh penggunaan bid-ask spread sebagai proxy atas asimetri informasi. Penggunaan bid-ask spread sebagai proxy asimetri informasi mungkin akan mengarahkan pada kesimpulan yang salah. Hal ini karena bid-ask spread tidak ditentukan hanya oleh asimetri informasi. Hal ini merupakan keterbatasan dari penelitian ini yaitu penggunaan bid-ask spread sebagai indikasi asimetri informasi. Untuk penelitian kedepannya pada topik ini saya mengajukan 2 hal yaitu: pertama, penggunaan proxy yang lebih tepat untuk mengukur asimetri informasi yaitu adverse selection cost. Kedua, yaitu adanya kemungkinan efek dari pengadopsian XBRL juga mempengaruhi asimetri informasi perusahaan lain dalam kelompok industri sejenis yang tidak menggunakan XBRL (efek eksternalitas).

This thesis provides an analysis of the effect of XBRL adoption to information asymmetry in US capital market after its implementation. Method of analysis includes t-test statistic, by comparing the information asymmetry as measured by bid-ask spread before and after the XBRL mandate. I also perform multiple regression analyses to investigate further the reduction in information asymmetry after XBRL implementation. The results show that information asymmetry in capital market reduced after XBRL mandate. In particular, for XBRL adopters, the effects are more pronounced. However, information asymmetry increase for days after company publishes their XBRL report. The thesis proposes explanation for the mixed result of XBRL effect to information asymmetry in the prior studies. The result suggests that XBRL adoption reduce information asymmetry in general. The reasons are XBRL facilitates a better access to company’s financial information. XBRL also help investor to aggregate and analyze financial information of a group of company in one industry and generate industry specific information. However, company that publish their report in XBRL format may experience a higher information asymmetry for a given period after they submit XBRL report due to an increase in adverse selection concern to the investors with high information processing capability. The study also proposes an alternative explanation for the mixed result of prior studies that is the use of inaccurate measurement for information asymmetry. Prior studies use bid-ask spread as a proxy for information asymmetry. However, using bid-ask spread as a proxy of information asymmetry may lead to a wrong conclusion because bid-ask spread consists of different components that might behave differently to information release. This also became the limitation of my study because I use bid-ask spread to measure information asymmetry. The solution is by using adverse selection components spread as more precise proxy of information asymmetry. For future research on XBRL adoption and information asymmetry, I identify two possible research streams. First, I suggest using another proxy to measure information asymmetry known as adverse selection cost spread. This spread is part of bid-ask spread that will more accurately represent information asymmetry. Secondly, I recognize another possible research question of whether XBRL adoption has moderating role in information spillover intra and cross industry.

Kata Kunci : Information Asymmetry, XBRL, Capital Market