PERAN BABINSA KODIM 0729/ BANTUL DALAM PENINGKATAN PRODUKSI PADI DAN IMPLIKASINYA TERHADAP KETAHANAN PANGAN WILAYAH
ARIS BASUKI, Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec;Subejo, S.P., M.Sc., Ph.D
2017 | Tesis | S2 Ketahanan NasionalPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Babinsa, kendala-kendala yang dihadapi Babinsa, dan cara mengatasi kendala yang dihadapi Babinsa dalam peningkatan produksi padi dan implikasinya terhadap ketahanan pangan wilayah. Hal ini penting karena Babinsa sebagai aparat teritorial dilibatkan dalam program ketahanan pangan harus mampu berkomunikasi dengan baik pada masyarakat untuk mengembangkan potensi yang ada di wilayahnya, khususnya di Desa Canden dan Desa Patalan di bidang pertanian. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan teknik observasi melalui studi dan terjun langsung melakukan pengamatan serta wawancara dengan beberapa key informan yang berhubungan langsung dengan kajian penelitian. Pada penelitian ini teknik observasi yang digunakan yaitu observasi non partisan, yaitu peneliti tidak terlibat langsung sebagai obyek yang diamati atau diteliti. Wawancara dilakukan terhadap: Pertama, key informan yang dipandang paling mengetahui dan memahami tentang peran Babinsa dalam pelaksanaan program ketahanan pangan. Kedua, key informan yang dianggap paling tahu terhadap pelaksanaan program ketahanan pangan. Wawancara dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara (interview guide) yang telah disiapkan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti, bahwa peran Babinsa dalam penigkatan produksi padi dan implikasinya terhadap ketahanan pangan wilayah di Desa Canden dan Desa Patalan meliputi: 1. Babinsa menggerakan dan memotivasi petani untuk melaksanakan tanam serentak serta perbaikan dan pemeliharaan jaringan irigasi. 2. Babinsa melaksanakan dukungan untuk penyaluran benih, pupuk dan alsintan serta infrastruktur jaringan irigasi. 3. Babinsa melaksanakan pengawasan terhadap pemberkasan adminitrasi dan penyaluran bantuan kepada penerima manfaat. 4. Babinsa melaksanakan pengawasan terhadap kegiatan identifikasi, pendataan dan pelaporan teknis pelaksanaan kegiatan. Kendala-kendala yang dihadapi Babinsa dalam melaksanakan tugasnya adalah adanya benturan dengan tugas lainnya dan kurangnya pemahaman masyarakat terhadap peran Babinsa.
The aim this research is to analyze the role of military officers at sub distric level (Babinsa), the problems and to overcome obstacles Babinsa activities in local food Resilience. This study is important because Babinsa as teritorial apparatus involved in local food Resilience must be able to communicate well to rural community to develop agricultural potency that exist in its territory, specially in Canden and Patalan village. This research is descriptive qualitative with survey technique through study case and directly conduct research and interview with some key informants that directly related to research. In this research, observation technique used is non partisan observation, that is the researcher is not directly involved as the observed or observed object. Interviews were conducted on : firstly, key informants who are most considered know and understand about the role of Babinsa in the implementation of food Resilience ; secondly, key informants who are most considered know about the implementation of food Resilience. Interview were conducted using interview guide that has been prepared. Based on the research results showed, that role of Babinsa in increase rice production and implementation of food Resilience in Canden and Patalan village in Jetis District Bantul Regency include:1. Babinsa have members activated and motivated farmer to do simultaneous planting and repair irrigation networks. 2 .Babinsa have members supported for the distribution of seeds, fertilizers and agricultural machine tools and infrastructure of irrigation networks. 3. Babinsa have members supervised on administering administrations and distributing aid to beneficiaries. 4. Babinsa have members supervised on the identification, data colletion and technical reporting of the implementation of activities. The problems faced by Babinsa in duty are conflicty with other main duty and lack of public understanding of the role of Babinsa
Kata Kunci : Peran, Babinsa, Ketahanan Pangan Wilayah.