ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN MAHASISWA STIKES PAPUA TENTANG JAMINAN KESEHATAN NASIONAL
ASRIN YUDITH ASYEREM, Dr. Dra. Diah Ayu Puspandari,Apt.,M.Kes.MBA ; Dr. Supriyati,S.Sos.,M.Kes
2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang:Dalam menghadapi era JKN, pengetahuan tenaga kesehatan sangat penting dalam peningkatan kualitas pelayanan, baik pada aspek kebijakan, pelayanan dan juga pembiayaan. Bukan hanya menjadi tantangan bagi pemerintah dalam hal mendistribusikan tenaga kesehatan, namun hal ini menjadi tantangan lembaga pendidikan untuk menghasilkan tenaga kesehatan yang berkompetensi dalam bidang keilmuannya. Kebutuhan pengetahuan tentang JKN perlu diberikan kepada calon tenaga kesehatan dan juga tenaga kesehatan yang terlibat dalam sistem pelayanan kesehatan. Tujuan : Untuk mengetahui dan menganalisis tingkat pengetahuan mahasiswa STIKES Papua tentang JKN berdasarkan jenis kelamin, program studi, status kemahasiswaan dan informasi. Metode penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan Cross sectional. Sampel pada penelitian ini diambil secara Total Sampling keseluruhan mahasiswa tingkat III Prodi IKM dan Keperawatan yang berjumlah 171. Alat ukur penelitian ini menggunakan kuesioner. Uji statistik menggunakan Regresi Linier dengan alpha 5%. Hasil : Berdasarkan uji Regresi Linier menunjukan nilai coefisien regresi pada variabel Jenis Kelamin bahwa tingkat pengetahuan perempuan lebih baik dari laki-laki dengan nilai p-value =0,363. Pada variabel Program Studi menunjukan tingkat pengetahuan prodi Keperawatan lebih baik dari prodi IKM dengan nilai p-value = 0,000, variabel Status Kemahasiswaan menunjukan bahwa tingkat pengetahuan status non reguler lebih rendah dari status reguler dengan nilai p-value = 0,000, sedangkan pada variabel Informasi menunjukan bahwa tingkat pengetahuan melalui sosialisasi lebih rendah dari media dengan nilai p-value = 0,012. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara jenis kelamin dengan tingkat pengetahuan, Sedangkan pada variabel program studi, status kemahasiswaan dan informasi masing-masing memiliki nilai p-value < α=0,05 yang berarti terdapat hubungan yang bermakna secara statistik terhadap tingkat pengetahuan mahaiswa STIKES Papua tentang JKN. Perlunya perhatian pihak penentu kebijakan untuk perbaikan kurikulum mata kuliah dan metode pembelajaran serta peningkatan informasi melalui media maupun sosialisasi terkait JKN dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa.
Background: In facing the era of JKN, knowledge of health workers is very important in improving the quality of service, both on the aspects of policy, service and also financing. It is not only a challenge for the government to distribute health personnel, but it is a challenge for educational institutions to produce competent health workers in their fields of science. The need for knowledge about JKN needs to be provided to prospective health workers as well as health personnel involved in the health care system. Objective: To know and analyze the knowledge level of STIKES Papua students about JKN by sex, study program, student status and information. Research method: This research is a descriptive quantitative research using Cross sectional approach. The sample in this research is taken by Total Sampling of all third level students of Prodi IKM and Nursing which amounted to 171. The measuring instrument of this research is using questioner. Statistical test using Linier Regression with alpha 5%. Result: Based on the Linier Regression test, the regression coefficient value in the gender variable is the female knowledge level of lower than the male with p-value = 0,363.Tthe study program variables showed the knowledge level of nursing program batter than IKM study with p-value = 0,000 , the Student Status variable indicates a non-regular status status of lower than regular status with p-value = 0,000, while in the Information variable indicates the knowledge level of socialization is lower than of media with p-value = 0,012. Conclusion: There is no significant correlation between gender and level of knowledge. While in the study program variables, the status of student and information have p-value <α = 0,05 which means there is a statistically significant relationship to the level of knowledge of the students of STIKES Papua about JKN. The need for the attention of policy makers to improve the curriculum of subjects and methods of learning and improvement of information through media and socialization related JKN in improving student knowledge.
Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, jenis kelamin, program studi, status kemahasiswaan dan informasi, Level of Knowledge, gender, study program, student status and information.