Laporkan Masalah

Analisis Wacana Framing Pemberitaan Serangan Teror di Paris dan Serangan Udara Prancis di Rakka November 2015 dalam Media Daring Le Monde

IDHAM RAHARFIAN, Aprilia Firmonasari, M.Hum., DEA

2017 | Skripsi | S1 SASTRA PERANCIS

Media daring, bahasa, dan khalayak memiliki hubungan interdependensi yang kuat sehingga keberadaan media tak hanya berperan sebagai penyalur realitas semata, namun juga memiliki agenda dalam mempengaruhi opini publik tanpa berbatas ruang dan waktu. Penelitian ini membahas mengenai bagaimana media daring Le Monde membingkai dua peristiwa yang secara politik berkaitan, yaitu serangan teror di Paris 13 November 2015 dan serangan udara Prancis di Rakka, Suriah 16 - 17 November 2015 menggunakan teori analisis framing dari Robert M. Entman. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini ialah tahap pengumpulan data, analisis data, dan penyajian data. Terdapat enam artikel berita diambil dari laman www.lemonde.fr yang digunakan sebagai sumber data penelitian. Pada tahap analisis data, pisau analisis yang digunakan merupakan empat elemen analisis framing Robert M. Entman berupa: Defining Problems, Diagnose Causes, Make Moral Judgement, dan Treatment Recommendation yang menekankan pada aspek penonjolan aspek dan seleksi isu. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peristiwa serangan teror di Paris dipandang sebagai kejadian yang biadab, penyebab dari peristiwa tersebut ialah para teroris dan kelompok radikal Islam, nilai moral yang mendelegitimasi ialah radikalisme Islam, dan solusi yang ditawarkan dalam berita ialah melawan radikalisme dan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Sedangkan, peristiwa serangan udara Prancis di Rakka, Suriah dipandang sebagai bentuk upaya intensifikasi, penyebab dari permasalahan tersebut ialah serangan teroris di Paris, nilai moral untuk melegitimasi serangan udara tersebut merupakan bentuk kerja sama dari koalisi internasional, dan penyelesaian yang ditawarkan ialah memaklumi serangan udara tersebut.

It is undeniable that online media, language and society have formed interrelated relations to each other. The current occurence has then led to the presence of media, which not only does play a role in transmitting the reality to society, but also constructing public opinion to achieve certain agendas at any given time. This research attempts to reveal how online media Le Monde framed two politically related events, the Paris Attack on November 15, 2015 and the French Airstrike in Raqqa on November 16 - 17, 2015 in which both are then analyzed using Robert M. Entman's framing theory. The research methods are divided into three steps, comprising data collection, analysis and presentation. There are six news reports taken from www.lemonde.fr used as data source of this research, in which half of them reported about each event. These data are then analyzed by categorizing them into four Entmant's framing analytical tools: Defining Problems, Diagnose Causes, Make Moral Judgments, and Treatment Recommendation - focusing on the selection and emphasis of certain aspects. The results of this research show that the Paris Attack is seen as a barbaric tragedy which is caused by terrorists and Islamic radical group. Islamic radicalism is also shown as a illegitimate justification and Le Monde recommends to combat radicalism and ISIS as the solution. In opposite to that, Le Monde highlights the French Airstrike as an effort of military intensification caused by the previous Paris Attack. In this regard, the cooperation among state members in U.S.-led coalition is considered as a legitimate justification and Le Monde suggests the readers to understand the airstrike as a common measure.

Kata Kunci : terorisme, konflik Suriah, serangan udara, analisis wacana framing, media

  1. S1-2017-367393-abstract.pdf  
  2. S1-2017-367393-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-367393-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-367393-title.pdf