PENGALAMAN REMAJA DAN KEBUTUHAN DUKUNGAN SOSIAL DARI TENAGA KESEHATAN PADA KEHAMILAN DI YOGYAKARTA
DARA ARDHIA, Dr. Dra. Budi Wahyuni, MM., MA.; Dr. Wenny Artanty, S. Kep., Ns., M. Kes.
2017 | Tesis | S2 KeperawatanLatar belakang: Kehamilan pada remaja mempunyai pengaruh jangka panjang pada aspek fisik, kesehatan mental, pendidikan, dan keluarga mereka. Dukungan sosial dari pasangan, teman sebaya dan orangtua sangat penting untuk membantu remaja menghadapi masalah kehamilan ini. Kehamilan pada remaja menjadi penting diperhatikan oleh tenaga kesehatan karena tenaga kesehatan dapat memberikan informasi yang dibutuhkan oleh remaja yang belum memiliki kematangan dalam berfikir sehingga dapat menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti aborsi yang tidak aman. Tujuan: Mengeksplorasi makna pengalaman remaja dan kebutuhan dukungan sosial dari tenaga kesehatan pada kehamilan. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekataan fenomenologi. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Jetis, Gedongtengen dan Umbulharjo 1 dari 6 Mei-7 Juli 2017 setelah mendapatkan izin dari Komisi Etik Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada dengan nomor KE/FK/0516/EC/2017. Pemilihan partisipan menggunakan teknik variasi maksimal dan jumlah partisipan 6 orang. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam dengan panduan wawancara semi terstruktur. Analisis data menggunakan teknik analisis Collaizi. Hasil: terdapat 5 tema pada penelitian ini yaitu, pengalaman remaja saat awal menjalani kehamilannya, perbedaan alasan remaja mempertahankan kehamilannya, bentuk dukungan yang telah remaja dapatkan selama kehamilan, perspektif remaja tentang perilaku tenaga kesehatan selama mendampingi kehamilan dan kebutuhan dukungan sosial remaja hamil dari tenaga kesehatan. Kesimpulan: terdapat 3 temuan utama yaitu: proses penerimaan kehamilan oleh remaja terjadi seiring dengan perkembangan kehamilan, dukungan dari tenaga kesehatan yang optimal meningkatkan motivasi remaja untuk mempertahankan dan menjalankan kehamilan dengan baik serta dukungan informasional dari tenaga kesehatan merupakan kebutuhan utama bagi kehamilan remaja.
Background: Pregnancy in adolescents has long-term effects on their physical, mental health, education, and family aspects. Social support from partner, peers and parents is very important to help teenagers face this pregnancy problem. Pregnancy in adolescents become important thought by health staff because they can provide the information that needed by teenagers who do not have the maturity to think and causing undesirable things such as unsafe abortion. Objective: To Explore the meaning of adolescent�s experience and social support needs from health staff in pregnancy. Method: This research was a qualitative research with phenomenology. The study was conducted in the working area of Puskesmas Jetis, Gedongtengen and Umbulharjo 1 from 6 May to 7 July 2017 after permitted by Ethical Comission of Faculty of Medicine Universitas Gadjah Mada with number KE/FK/0516/EC/2017. The selection of participants using the technique of maximal variation which is the number of participants adjusted to the varied place of study and the variation of participants. The number of participants was 6. The research data was collected by using in-depth interview technique with semistructured interview guide. The data was analyzed with Collaizi technique analysis. Results: There are 5 themes in this study that is, the experience of adolescents at the beginning of their pregnancies, differences in the reasons adolescent maintain their pregnancies, the form of support that adolescent have gained during pregnancy, adolescent perspectives on the behavior of health workers during accompanying pregnancy and social support needs of adolescent preganancy from health workers . Conclusion: There are 3 main findings: adolescent acceptance of pregnancy occurs as pregnancy progresses, support from optimal health staff increases adolescent motivation to maintaining and go through a period of healthy pregnancy, informational support from health staff is a main needs for teenage pregnancy.
Kata Kunci : dukungan sosial, tenaga kesehatan, kehamilan remaja, social support, health staff, adolescent pregnancy