Laporkan Masalah

KONTRIBUSI FAKTOR SOSIAL DEMOGRAFI TERHADAP PENYAKIT HIPERTENSI PADA WANITA USIA >= 40 TAHUN YANG MENGGUNAKAN KONTRASEPSI HORMONAL DI INDONESIA (ANALISIS DATA SEKUNDER INDONESIA FAMILY LIFE SURVEY TAHUN 2014)

YOHANES P P RANGGA, Prof. Hari Kusnanto, Dr.PH.

2017 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu dari faktor risiko utama kematian global dan diperkirakan menjadi penyebab 9,4 juta kematian dan 7% beban penyakit. Hipertensi merupakan faktor risiko utama penyakit kardiovaskular. Jika tidak terkontrol maka hipertensi akan menyebabkan stroke, infark miokard, gagal jantung, demensia, gagal ginjal dan kebutaan. Penelitian ini bertujuan untuk untuk mengetahui kontribusi faktor sosial demografi terhadap penyakit hipertensi pada wanita usia >=40 tahun yang menggunakan kontrasepsi hormonal di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain studi cross sectional menggunaan data sekunder Indonesia Family Life Survey Tahun 2014. Sampel dalam penelitian ini adalah 2.043 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Analisa data dilakukan secara univariat, bivariat dan multivariat. Hasil: Prevalensi hipertensi 66,47% pada wanita yang menngunakan kontrasepsi hormonal. Analisis bivariat menunjukan bahwa faktor umur, status perkawinan, pendidikan, pekerjaan, wilayah tempat tinggal, riwayat kontrasepsi dan IMT berkontribusi terhadap hipertensi. Analisis multivariat menunjukan faktor umur, pendidikan dan IMT yang paling berkontribusi terhadap penyakit hipertensi. Kesimpulan: Umur, pendidikan dan IMT berkontribusi terhadap penyakit hipertensi pada wanita >40 tahun yang menggunakan kontrasepsi hormonal di Indonesia.

Background: Hypertension is one of the major risk factors for global death and is estimated to be the cause of 9.4 million deaths and 7% of disease burden. Hypertension is a major risk factor for cardiovascular disease. If uncontrolled then hypertension will cause stroke, myocardial infarction, heart failure, dementia, kidney failure and blindness. This study aims to determine the contribution of social demographic factors to hypertension disease in women aged >=40 years using hormonal contraceptives in Indonesia. Method: This study used cross sectional study design using secondary data of Indonesia Family Life Survey Year 2014. The sample in this study were 2,043 respondents who meet the inclusion and exclusion criteria. Data analysis was done by univariate, bivariate and multivariate. Result: Prevalence of hypertension 66,47% in women using hormonal contraception. Bivariate analysis showed that age factor, marital status, education, occupation, residence area, history of contraception and IMT contribute to hypertension. Multivariate analysis showed age, education and IMT most contribute to hypertension. Conclusion: Age, education and BMI contribute to hypertensive disease in women> 40 years of age using hormonal contraceptives in Indonesia.

Kata Kunci : Faktor sosial demografi, hipertensi, Indonesia, Social factors of demography, hypertension

  1. S2-2017-390306-abstract.pdf  
  2. S2-2017-390306-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-390306-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-390306-title.pdf