EVALUASI EFEKTIVITAS APARAT PENGAWASAN INTERN PEMERINTAH (APIP) KABUPATEN BENGKULU UTARA
INDAH SUPRAGITA, Suyanto S.E., M.B.A., Ak., Ph.D.
2017 | Tesis | S2 AkuntansiAudit internal (APIP) merupakan instansi pemerintah untuk melaksanakan fungsi pengawasan intern yang berperan penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas APIP Kabupaten Bengkulu Utara secara institusional dari perspektif supply side, ditinjau dari tiga faktor yaitu lingkungan/kedudukan APIP, pelaksana audit dan proses audit menggunakan Standar IPPF-Standar Internasional Praktik Profesional Audit Internal yang dikeluarkan oleh The Institute of Internal Auditors (IIA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode triangulasi antara wawancara, telaah dokumen dan observasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa APIP Kabupaten Bengkulu Utara secara kelembagaan belum efektif. Lingkungan kelembagaan belum sepenuhnya mendukung keberadaan APIP dan dukungan pemerintah daerah (pemda) masih sebatas formalitas sebagai bentuk kepatuhan kepada peraturan perundang-undangan. Kompetensi pelaksana audit belum memadai, sehingga dalam menyediakan jasa-jasanya auditor belum menerapkan praktik profesional. Akibatnya, proses audit yang dilaksanakan oleh pelaksana audit yang kompetensinya belum memadai menghasilkan temuan dan rekomendasi yang terbatas pada permasalahan administrasi, belum bisa memberikan jaminan atas tata kelola, dan belum memberikan nilai tambah yang signifikan bagi organisasi pemda dalam mencapai tujuannya. Hasil penelitian ini diharapkan dapat berkontribusi dalam memberikan pemahaman yang mendalam tentang efektivitas audit internal secara institusional di organisasi sektor publik, khususnya pemerintah daerah di Indonesia. Selain itu, kontribusi praktisnya yaitu sebagai bahan masukan kepada para pembuat kebijakan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan dalam perbaikan kelembagaan APIP sendiri maupun pemda sehingga APIP yang efektif dapat terwujud.
Internal audit (APIP) is an institution formed by the government to carry out the function of internal control in order to promote the realization of the good governance. The purpose of this study is to evaluate the effectiveness of Bengkulu Utara Regency APIP from the perspective of supply side in terms of the three factors that affect the effectiveness of internal auditing, namely, APIP’s environment/position; auditors; and auditing process using IPPF Standards-International Standards for Professional Practice of Internal Auditing issued by The Institute of Internal Auditors (IIA). This research uses a qualitative approach with mixed methods between interview, document analysis and observation. The result of this study indicate that APIP of Bengkulu Utara Regency is not institutionally effective yet. The institutional environment has not fully supported the existence of APIP and the support of local government (pemda) is still limited to formality as a form of compliance to the law. The competence of the auditor is not sufficient, so in providing its services, the auditor has not applied professional practices. As a result, audit process results in findings and recommendations that are still limited to administrative issues and have not been able to provide guarantees on governance, and not significantly added contributions to organizations in achieving their objectives. The results of this study contribute to providing an in-depth understanding of the effectiveness of internal audit institutionally in public sector organizations, especially local governments in Indonesia. In addition, the practical contribution offered is as input for institutional improvement, both internal APIP itself and local government, to formulate policies that can support the realization of effective APIP.
Kata Kunci : efektivitas audit internal, aparat pengawasan intern pemerintah (APIP), standar IPPF, teori institusional, inspektorat kabupaten.