Social Support among Poor Elderly People in an Indonesian Village
NOVIANA RAHMAWATI, Prof. Dr. Wahyudi Kumorotomo, M.P.P
2017 | Tesis | S2 Administrasi PublikTesis ini mendiskusikan pentingnya dukungan sosial dikalangan orang tua miskin untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Penelitian dalam tesis ini berlokasi di sebuah pedukuhan Boro, Banjarasri, Kalibawang. Lanjut usia miskin dipilih menjadi subjek penelitian ini karena Indonesia mengalami modernisasi yang cepat yang menyebabkan perubahan dalam berbagai aspek termasuk struktur kependudukan yang saat ini menuju penuaan. Pedukuhan Boro dipilih sebagai unit analisis karena masyarakatnya memiliki umur panjang, meski banyak dari mereka hidup di bawah garis kemiskinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui berbagai jenis dukungan sosial yang terdapat di komunitas lingkungan sekitar mereka, dan juga untuk mengeksplorasi pentingnya berbagai jenis dukungan sosial berkenaan dengan kualitas hidup. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang mekanisme dukungan sosial dalam mempengaruhi kehidupan berkualitas orang tua miskin. Temuan utama dari penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas hidup orang tua miskin di Boro, dibentuk oleh kolaborasi sistem pendukung, dengan komunitas lingkungan desa sebagai sumber utama dalam menyediakan berbagai jenis dukungan social, dilihat dari perspektif para lanjut usia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunitas lingkungan desa memberikan dukungan sosial yang mencakup dukungan emosional, dukungan instrumental, dan dukungan informasional. Setiap dukungan berkontribusi untuk memperbaiki kesejahteraan lansia dengan berbagai cara. Dukungan emosional yang dirasakan sebagai dukungan terkuat dari masyarakat meningkatkan kondisi lansia dengan mengurangi stres sehingga meningkatkan kualitas kesehatan mental. Dukungan instrumental tergolong sebagai dukungan lemah karena keterbatasan sumber daya di desa, namun bermakna, emosional, sehingga juga meningkatkan kondisi kehidupan lanjut usia secara tidak langsung. Dukungan informasi dari masyarakat secara aktif dinikmati oleh lansia, bahkan menjadi satu-satunya sumber informasi yang menghubungkan mereka ke luar desa dan dukungan sosial lainnya. Hasil penelitian ini menarik karena dengan berfokus pada persepsi lansia, penelitian ini menelisik lebih jauh melampaui keluarga sebagai sistem pendukung utama para lanjut usia.
This thesis discusses the importance of social support among poor elderly people in improving their quality of life in an Indonesian village called Boro. The reason for choosing this subject is because Indonesia experience rapid modernization that caused changes in various aspects include the population structure that nowadays toward aging. Boro village is chosen as unit analysis because people there have longevity life, even though live under the poverty line. The objectives of this research are to investigate different types of social support that poor elderly people provide and receive in their neighborhood community, and also to asses the importance of the various types of social support in regard to the quality of life. In doing so, this research aims to get a more thorough understanding about mechanism of social support in influencing poor elderly`s quality life. The main finding of this research indicates that the quality of life of poor elderly people in Boro, Indonesia is formed by the collaboration of support systems, with the village neighborhood community as the main source in providing various types of social supports as perceived by elderly. Results suggest that village neighborhood community provides social support that include emotional support, instrumental support, and informational support. Each support contributes to improve well-being of poor elderly in different ways. Emotional support that perceived as the strongest support from community improves elderly living condition by reducing stress so that it increases the quality of mental health. Instrumental support considered as weak support due to limited resources in the village, but it is meaningful, emotionally, so that it also increases elderly living condition indirectly. Informational support from the community is actively enjoyed by elderly people, even it becomes the one and only source of information that connect them to outside of the village and other social supports. The results are valuable because by focusing on elderly perception, this research move beyond family as a support system that elderly people traditionally rely on.
Kata Kunci : community, social support, poor elderly, quality of life