DAMPAK PEMBANGUNAN PELABUHAN PADA PEMANFAATAN LAHAN DI PELABUHAN KENDAL KABUPATEN KENDAL
ASTRIN FEBRIA, Prof. Dr. Su Ritohardoyo, M.A
2017 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPembangunan Pelabuhan Kendal merupakan pengembangan dari Pelabuhan Tanjung Mas Semarang yang mengalami overcapacity. Pelabuhan mempunyai daerah pengaruh (hinterland), yaitu daerah yang mempunyai kepentingan hubungan ekonomi, sosial dan lain-lain dengan pelabuhan tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menegetahui proses pembangunan Pelabuhan Kendal, mengetahui jenis dan luas lahan yang terkonversi menjadi Pelabuhan Kendal dan dampak sosial-ekonomi yang terhadap masyarakat di sekitar Pelabuhan Kendal. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Tujuan pertama dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mengkomparasikan dokumen terkait pembangunan pelabuhan dan indepth interview dengan stakeholder terkait pembangunan pelabuhan untuk mengetahui latar belakang dan proses dibangunnya Pelabuhan Kendal. Tujuan kedua dan ketiga dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Tujuan kedua dianalisis dengan menggunakan SIG untuk mengetahui luasan lahan yang terkonversi menjadi pelabuhan. Tujuan ketiga tabulasi silang kondisi sosial-ekonomi masyarakat untuk dan keadaan sosial-ekonomi masyarakat sekitar pelabuhan. Hasil penelitian berupa proses pembangunan Pelabuhan Kendal yang terbagi menjadi 3 tahapan pembangunan yaitu, pembangunan jangka pendek (tahun 2003-2012), pembangunan jangka menengah (tahun 2012-2021) dan pembangunan penyempurnaan (tahun 2021-2031). Jenis pelabuhan yang dikembangkan di Pelabuhan Kendal ada dua, yaitu pelabuhan niaga dan pelabuhan penyebrangan. Total luas lahan dan jenis lahan yang terkonversi menjadi pelabuhan sampai tahun 2016 adalah 27,11 hektar berupa tambak dan 4,02 hektar berupa tegalan. Hasil terakhir adalah mengetahui dampak negatif dan positif pada aspek sosial-ekonomi masyarakat Desa Wonorejo akibat adanya Pelabuhan Kendal. Dampak positf dari Pelabuhan Kendal adalah meningkatkan pendapatan wiraswasta terutama pedagang dan membuka lapangan kerja baru. Nelayan dan petani tambak merupakan pekerjaan mayoritas penduduk Desa Wonorejo sebelum adanya Pelabuhan Kendal. adanya Pelabuhan Kendal berdampak negatif pada hasil tangkapan nelayan dan petani tambak karena hasilnya berkurang.
The construction of Kendal Port is a development of Tanjung Mas Semarang port which has overcapacity. Ports have an area of influence (hinterland), ie areas that have interests of economic relations, social and others with the port. The purpose of this research is to know the development process of Kendal Port, type and area of land converted into Kendal Port and socio-economic impact to the community around Kendal Port. Research of Kendal Port uses quantitative method. The first objective is analyzed descriptively qualitative by comparing document related to port development and indepth interview with stakeholder related to port development background and construction proces of Kendal Port. Second and third objectives are analyzed descriptively quantitatively. Second objective was analyzed by using GIS to determine the extent of land converted to port. Last objective of cross-tab socio-economic conditions and socio-economic circumstances of the communities surrounding the harbor. Result of the research is development of Kendal Port which is divided into 3 stages of development, short term development (2003-2012), medium term development (2012-2021) and improvement development (2021-2031). Types of ports developed in Kendal Port are two, commercial ports and crossing ports. Land area and type of land converted to harbor until 2016 is 27,11 hectares in the form of ponds and 4,02 hectares in the form of moor. Final result is to know the negative and positive impacts on socio-economic aspects of Wonorejo Village community due to Kendal Port. Positive impact of Kendal Port is to increase income of entrepreneurs, especially traders and to open new jobs. Fishermen and pond farmers are work of the majority people of Wonorejo Village before Kendal Port presence. Presence of Kendal Port has a negative impact on catch of fishermen and pond farmers because results are reduced.
Kata Kunci : Pelabuhan Kendal, proses pembangunan, konversi lahan, dampak ekonomi-sosial