Analisis model faktor-faktor penentu kecenderungan perilaku kekerasan siswa
THALIB, Syamsul Bachri, Promotor Prof.Dr. Bimo Walgito
2003 | Disertasi | S3 PsikologiPerilaku kekerasan siswa merupakan persoalan yang serius, dipengaruhi bukan saja faktor-faktor dari dalam diri siswa atau faktor-faktor intrinsik tetapi juga oleh faktor-faktor dari luar diri siswa atau faktor ekstrinsik. Masalah tinggi rendahnya perilaku kekerasan siswa dari segi kualitas maupun kuantitasnya juga bersumber dari faktor-faktor tersebut. Berdasar rasional ini, maka analisis model tentang faktor-faktor penentu kecenderungan perilaku kekerasan sangat penting dilakukan untuk kepembimbingan siswa pada khususnya, dan pengembangan kualitas sumber daya manusia pada umumnya. Model persamaan struktural dirancang untuk menganalisis secara lebih komprehensif dan integratif faktor-faktor penentu kecenderungan perilaku kekerasan yang melibatkan subyek penelitian sebanyak 589 siswa SMU Negeri di Sulawesi Selatan yang terdiri dari 280 laki-laki dan 309 perempuan. Data dikumpulkan dengan menggunakan daftar isian dan skala. Angket digunakan untuk menanyakan identitas siswa termasuk jenis kelamin dan pendidikan orangtua, sedangkan skala digunakan untuk mengungkap kecenderungan perilaku kekerasan, pengalaman perilaku kekerasan, pengasuhan orangtua, temperamen, dan konsep diri siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor-faktor ekstrinsik dan intrinsik terhadap kecenderungan perilaku kekerasan siswa. Faktor ekstrinsik mencakup pengalaman perilaku kekerasan, pengasuhan, dan pendidikan orangtua, sedangkan faktor intrinsik mencakup temperamen, dan konsep diri siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah model persamaan struktural melalui program Lisrel 8.30. Teknik ini digunakan untuk mengetahui hubungan struktural, pengaruh faktor-faktor ekstrinsik dan intrinsik terhadap kecenderungan perilaku kekerasan. Hasil penelitian membuktikan bahwa: (1) model teoritis tentang faktorfaktor penentu kecenderungan perilaku kekerasan sesuai dengan data empiris (2) terdapat hubungan positif secara signifikan antara pengalaman perilaku kekerasan dengan kecenderungan perilaku kekerasan, (3) terdapat hubungan positif secara signifikan antara pengasuhan orangtua otoritarian dan permisif dengan kecenderungan perilaku kekerasan, (4) terdapat hubungan negatif secara signifikan antara pengasuhan otoritatif dengan kecenderungan perilaku kekerasan, (5) terdapat hubungan negatif secara signifikan antara temperamen dengan kecenderungan perilaku kekerasan, (6) terdapat hubungan negatif secara signifikan antara konsep diri dengan kecenderungan perilaku kekerasan, (7) tidak terdapat hubungan negatif secara signifikan antara pendidikan orangtua dengan kecenderungan perilaku kekerasan, (8) terdapat pengaruh negatif secara signifikan pengalaman perilaku kekerasan terhadap temperamen dan konsep diri, (9) terdapat pengaruh positif secara signifikan pengalaman perilaku kekerasan terhadap kecenderungan perilaku kekerasan, (10) terdapat pengaruh negatif secara signifikan pengasuhan orangtua otoritarian dan permisif terhadap temperamen dan konsep diri, (11) terdapat pengaruh positif secara signifikan pengasuhan orangtua otoritarian dan permisif terhadap kecenderungan perilaku kekerasan, (12) terdapat pengaruh positif secara signifikan pengasuhan orangtua otoritatif terhadap temperamen dan konsep diri, (13) terdapat pengaruh negatif pengasuhan orangtua otoritatif terhadap kecenderungan perilaku kekerasan, (14) terdapat pengaruh negatif temperamen dan konsep diri terhadap kecenderungan perilaku kekerasan, (15) tidak terdapat pengaruh negatif secara signifikan pendidikan orangtua terhadap kecenderungan perilaku kekerasan, (16) terdapat perbedaan secara signifikan kecenderungan perilaku kekerasan antara siswa laki-laki dan perempuan. Kecenderungan perilaku kekerasan siswa laki-laki lebih tinggi daripada perempuan. Implikasi hasil penelitian adalah faktor-faktor ekstrinsik dan intrinsik berperan terhadap kecenderungan perilaku kekerasan siswa. Faktor-faktor ekstrinsik mencakup pengalaman perilaku kekerasan, dan pengasuhan orangtua, sedangkan faktor intrinsik mencakup temperamen dan konsep diri. Jadi faktor-faktor tersebut kiranya menjadi fokus perhatian dalam upaya mencegah dan mengatasi kecenderungan perilaku kekerasan siswa pada khususnya dan pengembangan kualitas sumber daya manusia pada umumnya.
Student’s violent behavior is still a serious problem, which is influenced not only by student intrinsic factors but also by student’s extrinsic factors. The problem of student’s violent behavior was also caused by those factors. Based on this rational, a model analysis of determinant factors of student’s violent behavior tendency is specifically very crucial for students’ guidance and development of human resources. Structural equation model (SEM) was designed for analyzing more comprehensive and integrative determinant factors of student’s violent behavior, which were involved 589 subjects (280 male and 309 female) of public school students in South Sulawesi. Data collection was conducted with questionnaire and scale. Questionnaire was used in collecting student identity, including sex and parent education. Scale was used in collecting violent behavior tendency, violent behavior experience, parenting style, temperament and self-concept. The purpose of this research was to understand the influence of extrinsic and intrinsic factors on student’s violent behavior. Extrinsic factors include violent behavior experience, parenting style, and parent education, while intrinsic factors include students’ temperament and self-concept. SEM was used as the data analysis technique through LISREL 8.30 program. SEM was used to understand the structural relation, effect of extrinsic and intrinsic factors on student’s violent behavior. The research found that: (1) theoretical model of the determinant’s factors of violent’s behavior tendency fit the empirical data, (2) there was a significant positive correlation between violent behavior’ experience with violent behavior tendency, (3) there was a significant positive correlation between authoritarian and permissive parenting style with violent behavior tendency, (4) there was a significant negative correlation between authoritative parenting style with violent behavior tendency, (5) there was a significant negative correlation between temperament with violent behavior tendency, (6) there was a significant negative correlation between self-concept and violent behavior tendency, (7) there was no significant negative correlation between parent education with violent behavior tendency, (8) there was a significant negative effect of violent behavior experience on temperament and selfconcept, (9) there was a significant positive effect of violent behavior experience on violent behavior tendency, (10) there was a significant negative effect of authoritarian and permissive parenting style on temperament and self-concept, (11) there was a significant positive effect of authoritarian and permissive parenting style on violent behavior tendency, (12) there was a significant positive effect of authoritative parenting style on temperament and self-concept, (13) there was a significant negative effect of authoritative parenting style on violent behavior tendency, (14) there was a significant negative effect of temperament and self-concept on violence behavior, (15) there was no significant negative effect of parent education on violent behavior tendency, (16) there was significant difference of violence behavior between male and female students. The tendency of violent behaviors of the male students is higher than female students. The implication of the result of study is that the extrinsic and intrinsic factors that play an important role on violent behavior tendency. Extrinsic factors consisted of violent behavior experience, parenting style and parent education. Intrinsic faktors consisted of temperament and self-concept. Thus, intrinsic and extrinsic factors should be a focus and a point for preventing and eliminating student’s violent behavior tendency in relation to increasing education quality and human resources in general.
Kata Kunci : Perilaku Anak,Kekerasan