PENERAPAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) UNTUK MENGURANGI BIAYA PERSEDIAAN (Studi Kasus di Industri Pangsit Barokah, Bantul, Yogyakarta)
MUTIARA NUR ANNISA, Dr. Agung Putra Pamungkas, S.T.P., M.Agr
2017 | Tugas Akhir | D3 AGRO INDUSTRIPenelitian ini bertujuan membandingkan cara perhitungan konvensional pada industri dengan metode persediaan lain dalam pengambilan keputusan pembelian bahan baku di Industri Pangsit Barokah tahun 2015. Industri ini merupakan Industri penghasil pangsit di Yogyakarta. Data penelitian ini diperoleh dengan cara wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Adapun analisis data menggunakan teknik deskriptif analisis dan kuantitatif dengan alat analisis biaya pemesanan, biaya penyimpanan, metode Economical Order Quantity (EOQ), yang meliputi frekuensi, jumlah, total biaya pembelian bahan baku, persediaan pengaman, serta titik pemesanan kembali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Economical Order Quantity (EOQ) lebih efisien dibandingkan dengan cara perhitungan tradisional dalam pengambilan keputusan pembelian bahan baku dan berpengaruh positif terhadap total biaya pembelian bahan baku. Dengan metode EOQ, keuntungan perusahaan meningkat karena terjadi efisiensi total biaya pembelian bahan baku sebesar Rp 5.174.413,-atau senilai 34,94% tahun 2015.
This research has purpose to compare konventional counting way with another inventory method in decision making on basic material buying Pangsit Barokah Industry in 2015. This Industry is Pangsit produce in Yogyakarta. Datas which used in this research are interview, documentation and study library. The analysis data uses descriptive technique analysis and statistic quantitative with analysis instrument of order cost, saving cost, Economical Order Quantity (EOQ) method, which include frequency, amount, and total cost of basic material buying, safety stock, and reorder point. The out come of this research show that the EOQ method more efficient in decision making on basic material buying than traditional counting way and the EOQ method have positive effect to total cost of basic material buying. By the EOQ method, the industry advantage in creasing because there is efficient total buying cost are Rp 5.174.413,- or 34,94 % in 2015.
Kata Kunci : (1) Mahasiswa Pogram Diploma III Agroindustri (2) Dosen Pengajar Fakultas Teknologi Pertanian