Pemodelan citra digital perubahan lingkungan biogeofisik wilayah pesisir menggunakan citra Landsat Thematic Mapper :: Suatu telaah analitik dan fisik lingkungan atas kegiatan pertambangan di Kabupaten Mimika, Propinsi Papua, Indonesia
PARYONO, Petrus, Promotor Prof.Dr. H. Sutikno
2003 | Disertasi | S3 Penginderaan JauhPenelitian yang dilakukan ini menawarkan suatu metode yang disebut pola perubahan (pattern of changes) kelas untuk menganalisis perubahan kelas lebih dari 2 citra multi temporal secara bersaman. Metode ini dikembangkan lewat pendekatan digraf keadaan (state digraph). Pola perubahan kelas tersebut akan diterapkan pada 2 jenis keadaanlk:elas, yaitu: perubahan kelas liputan lahan dan perubahan kelas batimetri perairan keruh. Kelas liputan lahan yang dihasilkan merupakan keadaan (state) liputan lahan, sedangkan kelas batimetri perairan keruh yang dihasilkan merupakan tingkatan (grade/level) kedalaman. Kelas liputan lahan diolah dengan menggunakan metode gabungan kelasifikasi tak-tersupervisi dan tersupervisi, sedangkan kelas batimetri perairan keruh diolah dengan menggunakan analisis spektral saluran 2 Landsat Thematic Mapper (TM) dan data kedalaman lapangan. Analisis prediksi juga dilakukan terhadap kelas liputan lahan maupun kelas batimetri perairan keruh. Analisis prediksi untuk kelas liputan laban dilakukan dengan menggabungkan data lapangan, interpretasi citra Landsat TM dan citra kelas liputan laban, serta analisis statistik. Analisis prediksi untuk kelas batimetri perairan keruh dilakukan dengan menggabungkan data lapangan, citra Landsat TM, dan analisis statistik. Kedua analisis prediksi perubahan kelas tersebut disajikan dalam bentuk citra animasi, agar perubahan kelas dapat divisualisasikan. Model perubahan lingkungan biogeofisik wilayah pesisir, yang menggunakan citra satelit Landsat TM, menyajikan pola perubahan dan analisis prediksi perubahan kelas liputan laban dan batimetri perairan keruh. Pola perubaban dan analisis prediksi kedua kelas tersebut disajikan secara spasial dan disertai data statistik, sehingga pengguna dapat melakukan analisis dan interpretasi terhadap perubahan lingkungan biogeofisik yang terjadi di wilayah pesisir secara visual lewat layar monitor komputer. Secara umum dapat dikatakan bahwa dari luas keseluruhan daerah penelitian di Kabupaten Mimika, 91 ,5% tidak mengalami perubahan kelas liputan lahan dalam kurun waktu II tahun (1988-1999). Perubahan kelas liputan lahan yang terlihat adalah antara keias air dan vegetasi (4%) yang sifatnya fluktuatif dan ini menunjukkan dinamika perkembangan di tepi pantai yang banyak ditumbuhi tanarnan mangrove baru. Di sisi lain, perubahan kelas kedalaman terjadi di hampir seluruh luas perairan di daerah penelitian (99%). Pada umumnya perubahan kelas kedalaman di perairan Kabupaten Mimika menunjukkan terjadinya pendangkaJan dalam kurun waktu 11 tahun (1988- 1999). Analisis prediksi batimetri juga menunjukkan kecenderungan yang sama, yaitu terjadi pendangkalan.
This research demonstrates a method for class change analysis called ' pattern of changes' using more than 2 multitemporal images mutually. This method is developed using state digraph approach. The pattern of class changes will be applied into 2 types of states or classes, i.e. the changes of landcover class and of turbid water bathymetric class. Landcover class shows the state of landcover, while turbid water bathymetric class shows the grade of the water depth. Landcover classes were determined using combined methods of unsupervised and supervised classification, while turbid water bathymetric class was processed using spectral analysis of Landsat Thematic Mapper (TM) band-2 and field bathymetric data. Prediction schemes were also conducted for both landcover and turbid water bathymetric classes. Prediction processes for landcover class were carried out using field data, interpretation of Landsat TM images and landcover class images, and statistical analysis. Prediction processes for turbid water bathymetric class were conducted using field data, Landsat TM images, and time series analysis. The prediction results on both classes were then animated on the display screen to visualize the progress of the class changes. The model of biogeophysical environment changes in the coastal zone using Landsat TM imageries presents the pattern of changes and the predicted changes for both landcover and turbid water bathymetric classes. The pattern of changes and predicted changes for the two classes were spatially and statistically presented, so the observer can interpret the changes in coastal zone as shown on the computer monitor screen. Generally, it can be stated that the landcover of the study area in Mimika Regency did not change (91.5%) in 11 years (1988-1999). The landcover class changes that can be spotted from the model is between water and vegetation classes (4%) and the pattern of the changes is fluctuative. The changes show that there is a dynamic progress in the shoreline with new mangrove seedling. On the other side, the bathymetric class changes happened in almost all the water area in Mimika Regency (99%). In the period of 1988-1999 ( II years), the trend of the bathymetric changes is toward shallow water. The bathymetric prediction analysis also shows the similar trend.
Kata Kunci : Citra Digital Landsat Thematic Mapper,Pertambangan,Telaah Analitik dan Fisik Lingkungan