ANALISIS DISTRIBUSI TEMPERATUR PADA RUANG TN VII DEPARTEMEN TEKNIK NUKLIR DAN TEKNIK FISIKA UGM MENGGUNAKAN ANSYS FLUENT 16.2 UNTUK REKOMENDASI PELETAKAN SENSOR TEMPERATUR
SIGIT ARIF ANGGORO, Sentagi Sesotya Utami, S.T., M.Sc., Ph.D.;Dr. Eng. M. Kholid Ridwan, ST., M.Sc.
2017 | Skripsi | S1 TEKNIK FISIKASalah satu parameter yang penting untuk diketahui dalam sistem monitoring keadaan termal ruangan adalah temperatur ruangan. Pada kenyataannya, temperatur pada suatu ruangan tidak selalu merata, bersifat distributif bergantung pada peletakan mesin penyegar udara (air conditioner), posisi beban kalor dari pengguna ruangan, radiasi matahari yang masuk melalui sistem fenestrasi, serta panas yang masuk melalui selubung bangunan.Kajian numerik menggunakan perangkat CFD (Computational Fluid Dynamics) ANSYS FLUENT 16.2 dilakukanuntuk mengkaji distribusi temperatur pada ruang TN VII Departemen Teknik Nuklir dan Teknik Fisika UGM, untuk kemudian dijadikan dasar penyusunan rekomendasi peletakan sensor temperatur. Simulasi dilakukan dengan ruangan yang beroperasi 4 buah AC dengan suhu 16 derajat C dan kecepatan 1 m/s. Di dalam ruangan terdapat beban pendinginan internal berupa okupansi, dan panas dari lampu, serta beban pendinginan eksternal dari sistem fenestrasi dan selubung bangunan. Simulasi dilakukan pada pukul 08.00 WIB, pukul 12.00 WIB dan 16.00 WIB. Hasil simulasi menunjukkan zona suhu ruang memiliki rentang 24 derajat C hingga 26 derajat C.Laju perpindahan panas radiasi melalui sistem fenestrasi yang mengenai lantai dan okupansi secara berturut-turutdari pukul 08.00 WIB adalah10.330 Watt,1685 Watt, serta 789 Watt.Rekomendasi yang diambil adalah penempatan sensor pada ketinggian meja kerja pada daerah diantara baris tempat duduk pengguna ruang untuk pembacaan suhu zona okupansi, serta pada depan kelas untuk pembacaan suhu ambien.
One of the most important parameter needed to know in a room thermal monitoring system is room temperature. In fact, the temperature in a room is not always uniformly distributive depending on the placement of air conditioner, the heat-load position of the occupants, solar radiation through system fenestration, and fabric heat transfer through walls and roof.Numerical study using CFD ANSYS FLUENT 16.2 was done in this research to study the distribution of classroom temperature of TN VII Departemen Teknik Nuklir Dan Teknik Fisika UGM. The simulation at the room is operating with 4 AC which supplies air temperature of 16 degree of C and air velocity of 1 m/s, internal cooling load in the form of occupancy, heat from the lamp, and the external cooling load of the fenestration system and the building fabrication. The simulation is done at 08.00 WIB, at 12.00 WIB and 16.00 WIB on 21 March. The simulation result shows that room temperature zone are in between from 24 degree to 28 degree ofC. Heat transfer rates through system fenestration at 08.00 WIB, 12.00 WIB, and 16.00 WIB are10.330 Watt, 1685 Watt, and789 Watt respectively.Recommendations are with placement of sensors on the working area, between occupants position to read occupants zone temperature, and in front of the occupants to read ambient temperature.
Kata Kunci : Distribusi Temperatur, CFD , Penempatan Sensor, Zona Suhu, Ruang Kelas