PERSEPSI PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS KABUPATEN PELALAWAN TERHADAP PERTANIAN
RETNO WAHYU SULISTIYANI, Prof. Dr.Ir. Sunarru Samsi Hariadi, MS;Ratih Ineke Wati, S.P,.M. Agr.Ph.D
2017 | Skripsi | S1 PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIANPersepsi merupakan proses seseorang mengetahui beberapa hal melalui panca inderanya. Persepsi seseorang merupakan proses aktif yang memegang peranan, bukan hanya stimulus yang mengenainya tetapi juga individu sebagai satu kesatuan dengan pengalaman-pengalamannya, motivasi serta sikapnya yang relevan dalam menanggapi stimulus. Dalam penelitian ini, persepsi akan menetukan bagaimana tanggapan pelajar SMA mengenai pertanian. Pelajar SMA merupakan generasi penerus yang berpotensi untuk melestarikan dan mengembangkan pertanian di Kabupaten pelalawan. Penelitian mengenai Persepsi Pelajar Sekolah Menengah Atas Terhadap Pertanian di Kabupaten Pelalawan dibuat dengan tujuan untuk : 1) Mengidentifikasi persepsi Pelajar SMA terhadap pertanian di Kabupaten pelalawan, 2) Mengetahui Faktor-faktor yang mempengaruhi persepsi pelajar SMA terhadap pertanian di Kabupaten Pelalawan. Metode yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Pengambilan sampel SMA dilakukan dengan purposive sampling dan pemilihan responden menggunakan purpossive sampling. Metode analisis yang digunakan adalah uji proporsi dan analsis regresi liner berganda dengan metode backward. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelajar SMA di Kabupaten Pelalawan memiliki persepsi baik terhadap pertanian. Faktor-faktor yang berpengaruh nyata dalam penelitian ini yaitu : 1) Jarak rumah siswa terhadap area pertanian dengan nilai signifikansi 0,005, 2) Jarak sekolah terhadap area pertanian dengan nilai signifikansi 0,037, 3) Dukungan lingkungan sekolah dengan nilai signifikansi 0,006, 4) Media Massa dengan nilai signifikansi 0,005, signifikansi pada taraf 5%.
Perception is the process of knowing a few things through the five senses. The perception of a person is an active process that plays a role, not only the stimulus that concerns it but also the individual as a whole with his experiences, motivations and his relevant attitude in response to the stimulus. In this study, perception will determine how high school students respond to agriculture. High school students are the next generation who have the potential to conserve and develop agriculture in Pelalawan District. Research on Perceptions of High School Students Against Agriculture in Pelalawan Regency was established with the aim of: 1) Identifying the perceptions of high school students on agriculture in the Pelalawan District, 2) Knowing Factors that affect the perception of high school students to agriculture in Pelalawan District. The method used is descriptive analysis method. Sampling of SMA is done by purposive sampling and respondent selection using purposive sampling. The method of analysis used is the test of proportion and multiple linear regression analysis with backward method. The results showed that most high school students in Pelalawan Regency have good perception on agriculture. Factors that have a significant effect in this research are: 1) Distance of student's house to agricultural area with significance value 0,005, 2) Distance of school to agricultural area with significance value 0,037, 3) Support of school environment with significance value 0,006,4) Mass Media with a significance value of 0.005, significance at the 5% level.
Kata Kunci : Pelajar SMA, Pertanian, Persepsi.