Efisiensi Penggunaan Nitrogen Pada 16 Galur Harapan Padi Hitam (Oryza sativa L.) Turunan Persilangan Padi Hitam dan Padi Putih
BUDI FERIZQIAWAN DIANA PUTRA, Ir. Supriyanta, M.P.; Dr. Ir. Kristamtini, M.Si.; Dr. Panjisakti Basunanda, S.P., M.P.
2017 | Skripsi | S1 PEMULIAAN TANAMANDi Indonesia, jenis beras yang paling banyak dikonsumsi adalah beras putih, meskipun terdapat beras lain yang memiliki pigmen warna seperti beras hitam dan beras merah. Beras berwarna memiliki potensi yang besar selain sebagai sumber pemenuhan kebutuhan pangan pokok, juga berpotensi sebagai sumber antioksidan dan bisa menjadi pilihan pangan fungsional. Kekurangan dari padi hitam lokal adalah memiliki umur panjang, habitus tinggi dan memiliki potensi hasil rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman morfologi galur harapan padi hitam milik Balitbangtan Yogyakarta, terkait karakter tanggapan tanaman terhadap perbedaan dosis nitrogen yang diberikan, dan untuk memperoleh galur harapan padi hitam yang efisien dalam menggunakan nitrogen. Percobaan ini disusun dalam Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor dan enam ulangan. Faktor pertama adalah galur harapan padi hitam, yang terdiri dari dua puluh galur, dan dosis pemupukan sebagai faktor kedua, yang terdiri dari dua aras perlakuan yaitu 0 dan 150 kg/ha. Variabel yang diamati meliputi jumlah anakan produktif, tinggi tanaman, berat 1000 butir, serapan N, potensi hasil, dan indeks panen. Data yang diperoleh dianalisis varian (ANOVA) pada taraf signifikansi 5% dilanjutkan dengan uji lanjut HSD Tukey apabila terdapat beda nyata antar perlakuan. Hasil penelitian memberi informasi bahwasanya galur harapan yang efisien dalam menggunakan hara nitogen adalah galur 4-15-15-12.
In Indonesia, white rice is the common rice that is consumed by the majority, meanwhile there are two other kind of rice types based on a color pigment on its rice hull such as red rice and black rice. Colored rice has a possibility to not only be the source of basic needs, but also to be the source of antioxidants and to be the choice of functional food. The local black rice has a long harvest date, high habitus, and low yield potential. The objective of this study were to know the morphology variability of promising lines of black rice, to determine the effect of difference doses that were used for fertilization, and to get the promising lines of black rice which efficient in using nitrogen. The experiment was arranged in Complete Randomized Design (CRD) with two factors and six replications. The first factor was promising lines, consisting of twenty treatments, and dose of fertilization, consisting of two levels. The observations were focused on height of plant, the number of productive tillers, nitrogen uptake, potential yield, and harvest index. Data were analyzed with Analysis of Variance (ANOVA) with the significant levels 5% and continued with the HSD Tukey if there were significant differences among treatments. The results showed that the most efficient promising lines of black rice is 4-15-15-12.
Kata Kunci : efisiensi, galur harapan, nitrogen, padi hitam