EVALUASI PENERAPAN TATA KELOLA YANG BAIK DALAM PENYELENGGARAAN BADAN USAHA MILIK DAERAH (BUMD) DI PROVINSI JAWA TIMUR
AUDY BONNITA ERVIANA, Revrisond Baswir, Dr., M.B.A., Ak., CA.
2017 | Skripsi | S1 AKUNTANSIPeran strategis Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) bagi perekonomian, pembangunan , dan pemenuhan kepentingan publik di suatu daerah membutuhkan penerapan Tata Kelola Yang Baik (TKYB) dalam penyelenggaraannya. Penelitian dilakukan demi mendapatkan pemahaman mengenai kondisi penyelenggaraan BUMD sehingga evaluasi terhadap penerapan TKYB di dalamnya dapat diberikan demi kemajuan BUMD di Provinsi Jawa Timur. Berdasarkan data yang didapatkan dari wawancara dengan para pemangku kepentingan dan analisis dokumen, peneliti membandingkan kesesuaian penyelenggaraan BUMD dengan indikator dari tiap prinsip TKYB yang telah ditetapkan berdasarkan teori-teori mengenai TKYB menurut para ahli, lembaga, dan peraturan perundang-undangan. Terdapat beberapa aspek dari keseluruhan prinsip TKYB yang belum optimal diterapkan dalam penyelenggaraan BUMD. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai kendala dari sisi kebijakan maupun teknis. Dibutuhkan tindak lanjut yang dapat secara menyeluruh meningkatkan kualitas penerapan TKYB demi terciptanya BUMD di Provinsi Jawa Timur yang profesional dan mampu mencapai tujuan-tujuannya.
The strategic role of regional-owned enterprise in economic growth, development, and public service obligation for a region needs a decent implication of good governance. This research determines the comprehension about the actual condition of regional-owned enteprise management which furthermore an evaluation regarding its good governance will be conducted for the upturn of regional-owned enterprise in East Java. Bylined the data which procured from interview with its stakeholders and documents scrutinizing, the researcher compared between the actual performance of regional-owned enterprise management and principles of good governance which have been set by proficient, organization, and government rules and law. There are several aspects of good governance which have not met the optimum implementation in management of regional-owned enterprise due to obstacles from policy as well as technical perspectives. Accordingly, there is a necessity to improve and thrive the quality of implementing good governance which will lead to professional and objectives oriented of regional-owned enterprise in East Java.
Kata Kunci : Badan Usaha Milik Daerah, Tata Kelola Yang Baik, pemerintah daerah.