Laporkan Masalah

EVALUASI SURABAYA SEBAGAI SUSTAINABLE CITY DAN SOLUSI MASALAH PERKEMBANGAN FISIK KOTA

SHIRLEEN ELYSIA, Dr. Sri Rum Giyarsih, M. Si

2017 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Perkembangan fisik kota ditandai dengan peningkatan jumlah built-up area yang mengurangi luasan ruang terbuka hijau (RTH) perkotaan. Surabaya sebagai sustainable city memiliki masalah utama ialah berkurangnya RTH dan pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi status keberlanjutan Kota Surabaya dengan segitiga keberlanjutan, mengidentifikasi karakteristik perkembangan kota yang terjadi di Kota Surabaya, dan menganalisis status keberlanjutan Kota Surabaya untuk mengatasi masalah perkembangan fisik kota. Indeks keberlanjutan kota diukur dengan indeks komposit dan segitiga keberlanjutan sebagai evaluasi status keberlanjutan Kota Surabaya. Interpretasi citra penginderaan jauh digunakan untuk menganalisis perkembangan fisik kota dengan mengamati perubahan penggunaan lahan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dengan menggunakan tabel dan grafik. Berdasarkan hasil penelitian Kota Surabaya berada pada status kota �berkelanjutan�, namun kinerja pada aspek lingkungan belum tercapai target yang direncanakan. Status keberlanjutan didukung dengan realisasi program yang melebihi target selama 4 tahun program berkelanjutan dijalankan. Perkembangan Kota Surabaya terjadi peningkatan pada luas built-up area berupa fasilitas umum, perdagangan dan jasa komersial. Perubahan angka built-up area yang semakin tinggi menunjukkan adanya peningkatan pelayanan kebutuhan masyarakat. Kuantitas built-up area yang semakin meluas menimbulkan permasalahan RTH dan pencemaran lingkungan. Sustainable city dapat mengendalikan permasalahan tersebut dengan mengatur rencana dan capaian program berkelanjutan. Pembangunan taman, jalur hijau, taman kecil atau konsep green building pada bangunan menjadi salah satu solusi dari konsep sustainable city sehingga mengurangi dampak pencemaran lingkungan yang terjadi.

The urban physical development is characterized by an increase in the number of built-up areas that reduces urban open green space. Surabaya, as a sustainable city, has major problems such as lack of open green space and environmental pollution. This research aims to evaluate the sustainability status of Surabaya with triangle of sustainability, to identify the characteristics of urban development that happened in Surabaya, and to analyse sustainability status of Surabaya to solve the urban physical development problems. Sustanaibility city index is measured by composite index and triangle of sustainability as the evaluation of Surabaya "sustainability" status. Remote sensing image interpretation used to analyse urban physical development by observe landuse change. The method of analysis used is descriptive analysis using table and graphs. Based on the result, Surabaya is on the "sustainability" status, however, the performance on environmental aspects has not reached the target yet. The sustainability status is supported by realization of the programs for 4 years running. The development of Surabaya city occurs by increased of built-up areas in the form of public facilities, trade and commercial service. The change to the higher numbers of built-up areas indicate an increase in the service of the community needs. The quality of built-up areas that in spreading cause the open green space problems and environmental pollution. Sustainable city can control the problems by setting plan and performance sustainability programs. The development of parks, greenways, small parks, or green building concept in the building becomes one of the concept of sustainable city to reduce the impact of environmental pollution.

Kata Kunci : Evaluasi, sustainable city, perkembangan kota

  1. S1-2017-348637-abstract.pdf  
  2. S1-2017-348637-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-348637-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-348637-title.pdf