Laporkan Masalah

IDENTIFIKASI KERAGAMAN MORFOLOGI TANAMAN PENGHASIL GAHARU DI KECAMATAN KEDAWUNG, SRAGEN, JAWA TENGAH

ARIFA DEWI DEVAKHY, Dr. Ir. Dwi Tyaningsih Adriyanti, MP. ; Atus Syahbudin, S.Hut., M.Agr., Ph.D.,

2017 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Gaharu merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu yang terbentuk akibat respon pertahanan diri terhadap perlukaan dan inokulasi. Pemanenan gaharu selama ini diambil dari gaharu alam sehingga ketersediaannya mulai berkurang. Saat ini budidaya gaharu mulai dilakukan dengan mengambil anakan alam untuk ditanam di luar habitatnya. Pemungutan bibit dilakukan secara acak, sehingga tidak hanya berasal dari satu induk saja. Setiap tanaman penghasil gaharu memiliki karakter yang berbeda sesuai induknya. Kenampakan morfologi menjadi salah satu penanda awal sekaligus pembeda antar jenis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman morfologi dan dampak perlukaan fisik terhadap perubahan morfologi tanaman penghasil gaharu. Penelitian ini dilaksanakan di lingkungan SMKN 1 Kedawung, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. Metode yang digunakan adalah deskriptif dan penyajian dendrogram. Metode deskriptif yaitu mendeskripsikan ciri-ciri yang terdapat pada spesimen herbarium maupun ciri-ciri di lapangan. Penyajian dendrogram dilakukan dengan memberikan penomoran terhadap karakter yang didapat dari pengamatan di lapangan yang kemudian diolah dengan software NCSS 11. Selain itu, pembuatan herbarium juga dilakukan untuk mengamati karakter yang membutuhkan pengamatan lebih detail di Laboratorium Pemuliaan Pohon Sub Lab Dendrologi Fakultas Kehutanan UGM. Hasil penelitian menunjukkan adanya variasi morfologi pada bagian vegetatif tanaman penghasil gaharu, yang meliputi percabangan, warna dan keadaan permukaan batang, bentuk daun dan ujung daun, serta bentuk buah. Perbedaan morfologi yang ditemukan dipengaruhi oleh perlakuan inokulasi dan keadaan lingkungan.

Agarwood is one of non-timber forest products that formed by the response of self-defense against wounding and inoculation. During this time agarwood harvesting is done by taking the agarwood oil from natural trees. Agarwood cultivation efforts currently tried by taking seed from natural trees and plant them outside their origin. Seeds were collected randomly so there will more than single parent tree. Agarwood have a different character according to its parent, therefore morphological characteristic become one of the identification tool to distinguish each species. This research aims to know the diversity of morphological characteristic of agarwood plants and the impact of physical treatment towards plant morphology. This research was carried out in the Vocational High School 1 Kedawung, Sragen, Central Java. Descriptive method and dendrogram presentation were used to describe tree characteristics in the field. Dendrogram presentation was used by giving the morphological feature with numbers obtained from field observation which is then processed in NCSS software 11. Additionally, some of wet herbarium were made to observe characters those require a more detailed observation in the Laboratory of Tree Improvement Sub-Lab Dendrology, Faculty of Forestry, Universitas Gadjah Mada. The results showed that there are morphological variations in the vegetative organ such as the branches, color and surface stem, leaves shape and apices, and fruit shape. Morphological differences are proved by the treatment of inoculation and the environment.

Kata Kunci : identifikasi, variasi, morfologi, budidaya, tanaman penghasil gaharu, identification, variation, morphology, cultivation, agarwood plants.

  1. S1-2017-345657-abstract.pdf  
  2. S1-2017-345657-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-345657-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-345657-title.pdf