Impact of Donald Trump Tariff Increase Proposal on Global Economy and Indonesia Trade: Global Trade Analysis Project (GTAP) Model Simulation
SAIFUL ALIM ROSYADI, Prof. Tri Widodo, M.Ec.Dev., Ph.D.
2017 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIPenelitian ini membahas dampak yang mungkin terjadi dari rencana Donald J. Trump untuk menaikkan tarif impor Tiongkok. Simulasi model GTAP digunakan dalam analisis. Skenario proteksi penuh dan proteksi sektor manufaktur diformulasikan dengan respon retaliation yang sesuai dari Tiongkok. Hasil simulasi mengindikasikan bahwa kebijakan ini akan berdampak pada penurunan PDB, terms-of-trade, dan kesejahteran; serta kenaikan neraca perdagangan Amerika Serikat dan Tiongkok. Perdagangan bilateral kedua negara akan menurun dan berujung pada pengalihan perdagangan ke arah mitra dagang ketiga dari kedua negara. Impor Indonesia dari Tiongkok akan meningkat tinggi, didorong oleh fenomena pengalihan perdagangan. Di sisi lain, prediksi atas ekspor Indonesia bervariasi, dengan penurunan ekspor ke Tiongkok dan kenaikan ekspor manufaktur ke Amerika Serikat.
This research examined possible impacts of Donald J. Trump plan of tariff increase against Chinese import. GTAP model simulation was employed. Scenarios of full-protection and manufacturing-only protection were formulated with appropriate retaliation response from China. Simulation results indicates that the policy will lead to decline in United States and China GDP, terms-of-trade, and welfare; and increase in trade balance for both countries. Both countries bilateral trade will decline sharply and bring about deflection towards their other trading partners. Indonesian import from China will increase sharply, driven by trade deflection phenomena. On the other hand, prediction on Indonesia export is mixed, with declining export to China and increasing manufacturing goods export to United States.
Kata Kunci : Donald Trump, GTAP model, import tariff