Laporkan Masalah

UJI KELAIKAN FUNGSI JALAN NASIONAL DITINJAU DARI ASPEK TEKNIS Studi Kasus: Ruas 019 Jalan Nasional Janti (Yogyakarta)-Prambanan (Batas Provinsi Jawa Tengah)

RAHMA EL WALIDA, Ir. Djoko Murwono, M.Sc.

2017 | Skripsi | S1 TEKNIK SIPIL

Sebagai salah satu prasarana transportasi yang merupakan urat nadi kehidupan masyarakat, jalan nasional mempunyai peranan penting dalam usaha pengembangan kehidupan berbangsa dan bernegara terutama mewujudkan sasaran pembangunan. Untuk mewujudkan kerangka tersebut, dilakukan uji laik fungsi jalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk menjamin kualitas dari suatu jalan, baik dari segi perkerasan, geometrik, ataupun keselamatannya. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah untuk memberikan penilaian kategori kelaikan fungsi suatu ruas jalan yang ditinjau dari segi teknis, terutama pada jalan nasional Janti-Prambanan guna menciptakan penyelenggaraan jalan yang aman, selamat, tertib, dan terpadu. Uji kelaikan fungsi teknis jalan dilakukan dengan metode survei kondisi eksisting jalan yang kemudian dibandingkan dengan standar teknisnya sesuai dengan peraturan yang berlaku khususnya yang tertera dalam Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 11/PRT/M/2010 dan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum nomor 19/PRT/M/2011. Aspek teknis yang diuji meliputi: (1) teknis geometri jalan; (2) teknis struktur perkerasan jalan; (3) teknis struktur bangunan pelengkap jalan; (4) teknis pemanfaatan ruang bagian-bagian jalan; (5) teknis penyelenggaraan manajemen dan rekayasa lalu lintas; (6) teknis perlengkapan yang terkait langsung dengan pengguna jalan; (7) teknis perlengkapan yang tidak terkait langsung dengan pengguna jalan. Berdasarkan hasil analisis uji laik fungsi jalan dari aspek teknis, ruas jalan nasional Janti-Prambanan termasuk dalam kategori laik fungsi disertai rekomendasi (LS). Rekomendasi yang dihasilkan pada komponen di bawah standar teknis antara lain, tindakan perbaikan komponen jalan, pemeliharaan dan perawatan rutin, serta pengadaan komponen jalan yang belum tersedia pada ruas jalan.

As one of the vital transportation infrastructure, the national road has an important role in developing the life of nation and state especially to actualize development goals. Therefore, the road feasibility test must be done in accordance with applicable laws and regulations to ensure the quality of a road, either in terms of pavement, geometric, or safety. The purpose of this research is to provide feasibility category from the technical aspects, especially Janti-Prambanan national road to accomplish a secure, safe, orderly, and integrated road operation. Road feasibility test is done by survey method of existing condition of road which is compared with the technical standard in accordance with the applicable regulation which are stated in Ministry of Public Works number 11/PRT/M/2010 and number 19/PRT/M/2011. Technical aspects tested include: (1) technical road geometry; (2) technical structure of pavement; (3) technical structure of complementary parts of road; (4) technical utilization of the space of the parts of the road; (5) technical implementation of management and traffic engineering; (6) technical equipment that directly related to road users; (7) technical equipment that indirectly related to road users. Based on the result of road feasibility analysis from the technical aspects, Janti-Prambanan national road is included in LS feasibility category, which means it is feasible with technical recommendations. Technical recommendations towards substandard components consist of road components improvement, routine maintenance, and procurement of road components that are not available yet on the road.

Kata Kunci : laik fungsi jalan, aspek teknis, rekomendasi

  1. S1-2017-346679-abstract.pdf  
  2. S1-2017-346679-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-346679-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-346679-title.pdf