Laporkan Masalah

PENGARUH REFORMASI PERPAJAKAN TAHUN 2008 DALAM ASPEK PENINGKATAN KEPATUHAN DAN PERLUASAN BASIS PAJAK TERHADAP PENERIMAAN PAJAK

JOHANNES RAMOS SANDRO, Dr. Akhmad Makhfatih, M.A.

2017 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMI

Penerimaan pajak menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun menggantikan peran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Meski demikian, masih terdapat celah potensi yang luas untuk meningkatkan penerimaan pajak dari sisi subjek pajak. Penerimaan pajak ditingkatkan melalui reformasi perpajakan. Reformasi perpajakan dalam hal subjek pajak bertujuan meningkatkan kepatuhan wajib pajak dan ekstensifikasi wajib pajak. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kepatuhan dan ekstensifikasi wajib pajak dalam rangka reformasi perpajakan tahun 2008. Data penelitian mencakup Kantor wilayah pajak dalam perioda 2008-2016. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kepatuhan wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan pajak, sementara ekstensifikasi wajib pajak berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap penerimaan pajak. disimpulkan bahwa dari sisi subjek pajak, penerimaan pajak lebih dapat ditingkatkan melalui peningkatan kepatuhan wajib pajak yang terdaftar daripada menambah jumlah wajib pajak melalui ekstensifikasi.

Tax revenue shows increasing trend and shift the role of non-tax revenue as the main source of state revenue since 1980s. However, there is still a large gap between the actual and potential revenue in terms of tax payer clasification, and could be narrowed by tax reform policy. In case of tax payers, the reform are meant for improving taxpayers compliance and extensificating the number of tax payers. This study aims to examine the effect of taxpayer compliance and extensification policy as part of 2008 tax reform. This study employ 20 Tax Office data in 9 year period (2008-2016). The results indicate taxpayer compliance has a positive and statistically significant effect on tax revenue, while taxpayer extensification has a positive but not statistically significant effect. It is concluded that in terms of tax payers potency, improving tax compliance of registered taxpayers is more effective to improve tax revenue, rather than increasing the number of taxpayers through extensification policy.

Kata Kunci : Kepatuhan, Ekstensifikasi, Penerimaan pajak

  1. S1-2017-330747-abstract.pdf  
  2. S1-2017-330747-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-330747-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-330747-title.pdf