Analisis Karakteristik Ibu Bayi Balita Terhadap Pengetahuan Kartu Menuju Sehat (KMS) di Posyandu Desa Wonokromo Yogyakarta
DINY LELA RAMDANY, Sari Hastuti, S. Si. T., MPH ; dr. Tridjoko Hadianto, DTM&H, M.Kes
2017 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SVMasa Balita merupakan masa penting pertumbuhan anak. Jumlah balita gizi kurang-buruk di Indonesia masih tinggi. Pemerintah membentuk Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) sebagai upaya perbaikan gizi. Kegiatan pemantauan tumbuh kembang di Posyandu dilakukan oleh kader dan ibu dengan alat bantu KMS (Kartu Menuju Sehat). Penggunaan KMS sebagai catatan pelayanan kesehatan, membantu mendeteksi gangguan pertumbuhan, serta alat edukasi. KMS seringkali tidak dimanfaatkan oleh ibu karena KMS disimpan kader. Pemahaman ibu terhadap grafik pertambahan berat badan KMS penting agar ibu dapat mengetahui pertumbuhan anaknya. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengetahuan ibu terhadap KMS di Posyandu Desa Wonokromo Kabupaten Bantul serta faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian menggunakan desain cross sectional. Besar sampel 145 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data primer dengan alat pengumpulan data kuesioner. Analisis data dilakukan secara univariabel, bivariabel, dan multivariabel. Hasil analisis bivariabel menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan umur dan sumber informasi (p-value: 0,027 dan 0,011) terhadap pengetahuan KMS. Tidak ada hubungan secara signifikan antara pendidikan, pekerjaan, pendapatan dengan pengetahuan KMS (p-value: 0,300; 0,310; 0,445). Hasil analisis multivariabel didapatkan bahwa hubungan karakteristik ibu yang paling kuat yaitu faktor umur (OR: 0,311; 95% CI: 0,132-733).
Toddlers is an important period of child growth. The number of underweight toddlers in Indonesia is still high. The government established an Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) as an effort to improve nutrition. Monitoring activities growth and development at Posyandu is done by cadres and mothers with KMS (Kartu Menuju Sehat). The use of KMS as a record of health services, helps detect growth disorders, as well as educational tools. KMS is often not utilized by the mother because KMS stored cadres. Understanding of mother KMS weight gain chart is important to know their child's growth. The research is to know the knowledge of mother about KMS at Posyandu Desa Wonokromo Bantul and also factors influencing it. The research design used was cross sectional. Sample size is 145 respondents with purposive sampling sampling technique. This study uses primary data with questioner data collection. Data analysis was done univariable, bivariable, and multivariable. The result of bivariable analysis shows that there is significant correlation between age and source of information (p-value: 0,027 and 0,011) to knowledge of KMS. There is no significant correlation between of education, occupation, income with knowledge of KMS (p-value: 0,300; 0,310; 0,445). The result of multivariable analysis shows that the most characteristic relationship is the age (OR: 0,311; 95% CI: 0,132-733).
Kata Kunci : Ibu, Balita, KMS, Pengetahuan/ Mother, Toddler, KMS, Knowledge