Laporkan Masalah

Analysis of food security and its sustainability in Uganda

CHEMUTAI, Musobo Ibrahim, Promotor Prof.Dr. Dibyo Prabowo, MSc

2002 | Disertasi | S3 Ekonomi Pertanian

Penelitian ini mengkaji keadaan ketahanan pangan di Uganda pada saat ini. Data yang digunakan adalah data sekunder yang merupakan hasil dari survey nasional pada tingkat rumah tangga untuk tahun 1997 yang diperoleh dari Badan Statistik Nasional. Jumlah sampel rumah tangga yang dipakai adalah 6511 , yang tersebar di lingkungan perkotaan, sub-perkotaan ataupun daerah pedesaan. Data rata-rata konsumsi rumah tangga pada tingkat kabupaten dianalisis untuk menentukan energi atau kalori yang diperlukan oleh masing-masing rumah tangga. Dengan cara inilah, dapat diketahui apakah rumah tangga di Uganda mengkonsumsi makanan yang menjamin secara kualitatitif maupun kuantitatif diporoleh energi sesuai dengan standar yang telah diterapkan secara internasioanal, supaya dapat menjalani kegiatan sehari-hari dengan sehat. Secara metodologi, penelitian ini mengunakan gabungan Sen index dan Household Food Security Index yang telah dikembangkan oleh FA0 sebagai alat analisis utama. Elastisitas permintaan untuk harga dan pendapatan dihitung agar dapat menentukan perilaku bagaimana masing- masing rumah tangga merespon apabila terjadi perubahan harga bahan pangan ataupun pergeseran tingkat pendapatan rumah tangga. Diharapkan teknik tersebut juga akan sekaligus menunjukan apakah tingkat ketahanan pangan yang telah dicapai di Uganda bisa dipertahankan dalam jangka panjang (sustainable). Lagi pula, analisis regresion dilakukan untuk menentukan factor-faktor apa saja (ketersediaan bahan pangan, kemampuan untuk mengakses bahan pangan dan kebiasaan) yang paling berpengaruh pada kondisi ketahanan pangan di Uganda pada saat ini. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada umumnya ketahanan pangan di Uganda cukup baik karena 31 dari 37 atau 84 persen dari jumlah kabupaten yang diteliti telah kecukupan akan kebutuhan bahan pangan. Hanya 16 persen kabupaten dengan 13 persen penduduk yang masih kekurangan kebutuhan bahan pangan. Kebiasaan merupakan faktor penentu utama yang berpengaruh pada ketahanan pangan di Uganda pada saat ini. Pendapatan rumah tangga tidak begitu mempanguruhi ketahanan pangan rumah tangga. Kondisi ketahanan pangan pada umumnya relatif stabil karena permintaan bahan pangan tidak banyak bergeser apa bila terjadi perubahan harga bahan pangan itu sendiri ataupun pergesaran tingkat pendapatan rumah tangga. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa ketahanan pangan pada tingkat rumah tangga di Uganda bisa dipertahankan dalam jangka panjang (sustainable).

This research examines the “current” food security conditions in Uganda. It uses secondary data obtained from the 1997 National Integrated Household Survey conducted by the statistics department of the MFPED. 6511 households were sampled from urban, sub-urban and rural areas. District averages for household food consumption are analyzed in terms of energy or calories gained in order to establish whether households consume quantitatively and qualitatively adequate food to enable them gain sufficient energy according to recommended standards that can keep them healthy and active as they engage in their daily activities. The study uses a combination of the Sen index and Household Food Security Index developed by FA0 to investigate the household food security conditions in the country. Income and price elasticity of demand are computed in order to determine the response in household food consumption behavior when prices and incomes change. This indirectly reveals whether current food security condition is still volatile or stable and hence, sustainable. Regression analysis is carried out to determine which factor (food availability, access to food and food habit) is most responsible for current condition. Results indicate that Uganda is food secure in broad terms as 31 out of 37 surveyed districts or 84 percent are food secure. Only 16 percent of the districts where 13 percent of the population live are food deficient. Food habits play an important role in determining household food security conditions in Uganda. Household income influences household food security conditions to a lesser extent. Food conditions are relatively stable as there is little volatility in demand when prices and incomes change. This means that household food security in Uganda is sustainable.

Kata Kunci : Ekonomi Pertanian,Ketahanan Pangan Uganda,Kebutuhan Pangan, Food security,


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.