Laporkan Masalah

Penguasaan Bahasa Jawa pada Anak Usia 3-6 Tahun

ATIKA LARASATI, Prof. Dr. Marsono, S.U. ; Dr. Hendrokumoro, M.Hum.

2017 | Skripsi | S1 SASTRA NUSANTARA

Anak-anak adalah penutur bahasa yang sangat rentan. Rentan dalam artian mudah untuk menggunakan bahasa namun sulit untuk mengaplikasikan bahasa tersebut dengan baik dan benar. Penelitian ini bersumber pada bahasa Jawa dan anak-anak sebagai narasumber dari penelitian. Penelitian merupakan wujud dari penelitian lapangan yang menyajikan data dengan analisis morfologi. Adapun yang diteliti adalah bentuk-bentuk uraian morfologi dari data yang sudah terkumpul. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa banyak anak mengerti dan menguasai bahasa Jawa khususnya pada kata-kata yang mengalami proses morfologi seperti kata yang mengalami proses afiksasi, reduplikasi, klitik dan kata majemuk. Data yang diperoleh kemudian diuraikan sesuai dengan bentuk morfologinya. Dari pengambilan data dan proses analisis dapat disimpulkan bahwa anak-anak di Kampung Keparakan selain menggabungkan morfem bahasa Jawa dengan morfem bahasa Jawa tetapi mereka juga menggabungkan morfem bahasa Jawa dan bahasa Indonesia. Bentuk morfologi yang telah diproduksi anak-anak di Keparakan berupa afiksasi, reduplikasi, klitik dan kata majemuk.

Children are considered as vulnerable language speakers. Vulnerable since they are easy to recite the language, but still find difficulties in applyingit properly and correctly. This research is based on the Javanese language and children as the source of the research. This research is a field research that presents data with morphological analysis. The objects of the research are the forms of morphological description of the data that has been collected. The aim of this research is to find out how many children understand and mas ter the Javanese language, especially in words that undergo a morphological process such as words that experience affixation process, reduplication, words included in klitik and compound words. The data obtained is then written and described in accordance with the morphological form. In the analysis phase, the data are described according to the form of morphology. From the data collection and the analysis process, it can be concluded that the children in Kampung Keparakan combine the morpheme of the Java language and Indonesian language as well as pronounce the word morphology of the Java language. The morphological forms that have been produced by the children in Keparakan are in the form of affixation, reduplication, klitik and compound words.

Kata Kunci : kata kunci : Bahasa Jawa, anak, morfologi