FACTORS AFFECTING TOURISM POLICY IMPLEMENTATION: CASE STUDY OF THE YOGYAKARTA SPECIAL REGION S CULTURAL TOURISM
SIWI SARI PRASASTIWI, Dr. Ambar Widaningrum, M.A.
2017 | Tesis | S2 Administrasi PublikKontribusi pariwisata di Indonesia semakin signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, pariwisata juga memegang peranan penting bagi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Meski begitu, lama tinggal wisatawan yang menjadi salah satu indicator keberhasilan pembangunan pariwisata di DIY masih belum memenuhi target. Dengan mengunakan metode penelitian kualitatif, studi ini meneliti implementasi kebijakan pariwisata di DIY terutama program pengembangan pariwisata budaya. Studi ini memberikan kerangka konseptual yang menggambarkan faktor-faktor yang mempengaruhi pelaksanaan kebijakan pariwisata, yaitu koordinasi dan hubungan antar organisasional, sumber daya, dan kelompok kepentingan. Studi ini menemukan bahwa dalam pelaksanaan program pengembangan pariwisata budaya ketiga kator yang diusulkan mempengaruhi pelaksanaan program tersebut. Hubungan dan koordinasi antar organisasi, dan sumber daya adalah faktor-faktor yang paling mempengaruhi. Sedangkan kelompok kepentingan dalam kerangka konsep adalah yang terlemah. Studi ini menyimpulkan bahwa walaupun pelaksanaan program pengembangan pariwisata budaya berjalan dengan baik, program ini belum dapat membuat wisatawan untuk tinggal lebih lama.
Tourism contribution in Indonesia is increasingly significant to the national Gross Domestic Product (GDP), tourism also plays an important role for Yogyakarta Special Region (YSR). Nevertheless, there is still an issue regarding the tourist length of stay as one of the indicators of tourism development in YSR. This study uses a qualitative approach with case studies to investigates the implementation of tourism policy in YSR especially the cultural tourism development program. This study provides a conceptual framework describing the factors affecting the implementation of tourism policy, namely inter-organizational relations and coordinator, resources, and interest groups. This study found that in the implementation of the cultural tourism development program the three factors that are proposed in the framework affect the implementation of cultural tourism development program. Inter-organizational relations and coordination and resource are the factors that affecting implementation the most. It was noticed that the influence of interest groups as suggested in the conceptual framework is weak. This study concludes that even though the implementation of cultural tourism development program runs well, the program is not able to persuade tourists to stay longer.
Kata Kunci : pariwisata, implementasi kebijakan, Daerah Istimewa Yogyakarta, wisata budaya, tourism, policy implementation, the Yogyakarta Special Region, cultural tourism