Kesalahan Tata Bahasa Mahasiswa Sastra Inggris UGM angkatan 2012 pada Mata Kuliah Writing
IKHWANUDDIN HASAN , Dr. Aris Munandar, M. Hum.
2017 | Skripsi | S1 SASTRA INGGRISSkripsi ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesalahan tata bahasa pada mahasiswa Sastra Inggris UGM angkatan 2012. Peneliti mengklasifikasikan kesalahan-kesalahan berdasarkan Surface Strategy Taxonomy yang diungkapkan oleh Dulay, Burt, dan Krashen (1982). Data yang digunakan dalam riset ini yakni teks tugas Ujian Akhir Semester (UAS) Writing Class dari sembilan mahasiswa. Dalam penelitian ini ditemukan sebanyak 178 kesalahan dari empat belas kategori kesalahan tata bahasa yang selanjutnya diklasifikasikan ke dalam Surface Strategy Taxonomy menjadi empat bagian, yakni: omission, addition, misinformation, and misordering. Dari keempat bagian peneliti menemukan kesalahan-kesalahan yang paling banyak didapat pada bagian misformation (97 kesalahan; 54.49%), lalu diikuti oleh omission (38 kesalahan; 31.11%), misordering (22 kesalahan; 12.78%), dan addition (20 kesalahan; 11.11%). Dalam kategori kesalahan tata bahasa, penelitian ini menemukan tiga kesalahan terbanyak yang sering terjadi. Pertama, misordering-verbal dengan 30 kesalahan. Kedua, misordering-complex sentence dengan 20 kesalahan. Ketiga, omission-determiner dengan 19 kesalahan.
This research attempts to identify the grammatical errors produced by students of English Department of UGM year 2012 in their final paper of writing class. In particular, it attempts to classify the errors based on Surface Strategy Taxonomy proposed by Dulay, Burt, and Krashen (1982). The data used in this research are taken from the submitted assignments of English Department students of Universitas Gadjah Mada year 2012 in General English, particularly nine students in writing class. The researcher found 178 errors in fourteen linguistic categories which are divided into four parts: omission, addition, misformation, and misordering. From all the four parts, the researcher discovered that the most frequent errors found are in the part of misformation (97 errors; 54.49%), followed by omission (38 errors; 31.11%), misordering (22 errors; 12.78%), and addition (20 errors; 11.11%). While from the linguistic categories, the three most frequent errors found are misformation of verbal (30 errors), misordering of complex sentence (20 errors), and omission of determiner (19 errors).
Kata Kunci : grammatical error, Surface Strategy Taxonomy, error analysis