Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA FAKTOR SOSIAL EKONOMI KELUARGA DAN STATUS KARIES GIGI SISWA USIA 10-12 TAHUN DI SD KANISIUS SENGKAN YOGYAKARTA

RACHEL ALMA ZERA, drg Rosa Amalia M.Kes., Ph.D; Dr. drg Sri Widiati, MPH.

2017 | Skripsi | S1 HIGIENE GIGI

Status karies gigi adalah salah satu indikator kesehatan gigi yang digunakan untuk mengukur karies gigi. Status sosial ekonomi merupakan kedudukan atau posisi seseorang dalam masyarakat yang ditinjau dari segi sosial ekonomi, seperti tingkat pendidikan, pendapatan, dan jumlah keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara faktor sosial ekonomi dan status karies gigi siswa usia 10-12 tahun di SD Kanisius Yogyakarta. Penelitian ini mengunakaan jenis penelitian cross sectional. Subjek penelitian adalah 101 siswa yang memenuhi kritera inklusi yang diambil dengan cara total population. Sosial ekonomi keluarga diukur dengan menggunakan kuesioner yang menanyakan pendidikan terakhir orang tua, pendapatan keluarga per bulan, jenis pekerjaan orang tua, dan besar keluarga. Status karies diukur menggunakan indeks DMF-T. DMF-T adalah indeks yang digunakan untuk menunjukkan jumlah gigi yang mengalamai karies (D), jumlah gigi yang telah dicabut (M), jumlah gigi yang telah ditambal (F). Data dianalisis menggunakan analisa korelasi bivariat pearson dan analisa regresi linier berganda dengan tingkat kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukan rerata karies gigi siswa 10-12 tahun di SD Kanisius Sengkan Yogyakarta termasuk dalam klasifikasi rendah dengan skor rerata DMF-T 1,31. Hasil analisis regresi linier berganda menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara jumlah keluarga dengan status karies (t=2,170, p=0,032), sedangkan pendidikan orang tua, pendapatan orang tua per bulan, dan jenis pekerjaan orang tua tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan status karies gigi (p>0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bermakna antara jumlah keluarga dengan status karies gigi, semakin besar jumlah keluarga maka semakin tinggi skor karies gigi siswa usia 10-12 tahun di SD Kanisius Sengkan Yogyakarta. Variabel pendidikan orang tua, pendapatan keluarga per bulan, dan jenis pekerjaan orang tua tidak memiliki hubungan bermakna dengan status karies gigi.

The dental caries status is one of the dental health indicators used to measure dental caries. Socioeconomic status is the position of a person in society in terms of socioeconomic, such as the level of education, income, and the number of families. This study aims to determine the relationship between socioeconomic factors and dental caries status of students aged 10-12 years in Kanisius Elementary School Yogyakarta. This study investigates the type of cross sectional study. The subjects were 101 students who met the inclusion criteria taken by total population. The socioeconomic of family is measured using a questionnaire that asks parents for recent education, family income per month, type of parent work, and family size. Caries status was measured using DMF-T index. DMF-T is the index used to show the number of decay teeth (D), the number of missing teeth (M), the number of filled teeth (F). Data were analyzed using Pearson bivariate correlation analysis and multiple linear regression analysis with 95% significant level. The results showed the average dental caries 10-12 years students in Kanisius Sengkan elementary school Yogyakarta included in the low classification, with the average score of DMF-T is 1,31. The result of multiple linear regression showed there was a significant correlation between family number and dental caries status (t = 2,170, p = 0,032), whereas parents education, family income per month, and type of parents work had no significant relationship with dental caries status (p>0,05). The conclusion of this study there is a significant relationship of family with caries status, the greater number of families, the higher dental caries score of students aged 10-12 years in Kanisius Sengkan Elementary School in Yogyakarta. Parents education, family income per month, type of parents work had no significant with dental caries status.

Kata Kunci : sosial ekonomi, status karies, usia 10-12 tahun, SD

  1. S1-2017-352656-abstract.pdf  
  2. S1-2017-352656-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-352656-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-352656-title.pdf