Laporkan Masalah

Kebutuhan dan Ketersediaan Tenaga Kerja Pertanian Desa Sukasari kaler Kecamatan Argapura Kabupaten Majalengka

GINA APRILA WANGGE, Dr. Sudrajat, M.P

2017 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Tingkat pendidikan anak petani Desa Sukasari Kaler semakin meningkat. Hal ini berimbas pada ketersediaan tenaga kerja pertanian di desa tersebut khususnya minat generasi muda bekerja di pertanian. Polemik terjadi ketika kebutuhan tenaga kerja pertanian bersifat konstan atau tidak berkurang sedikitpun, mengingat Desa Sukasari Kaler merupakan wilayah pedesaan dengan tingkat fragmentasi lahan yang tidak besar. Penelitian dilakukan dengan tujuan mengetahui kondisi kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja pertanian Desa Sukasari Kaler, dan mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan tenaga kerja pertanian di desa tersebut. Metode dasar dalam penelitian adalah metode survei. Metode survei dilakukan dengan wawancara kepada responden. Responden dalam penelitian ini adalah kepala rumah tangga tani berjumlah 60 orang. Hasil wawancara dianalisis secara kuantitatif. Tujuan pertama dan kedua dianalisis secara statistik deskriptif dan disajikan dalam bentuk Tabel frekuesi. Tujuan ketiga dianalisis secara statistik inferensial melalui uji regresi berganda dan disajikan dalam bentuk Tabel regresi. Hasil pengolahan data menunjukan bahwa kebutuhan tenaga kerja pertanian Desa Sukasari Kaler bervariasi bergantung pada jenis kegiatan pertaniannya. Pengolahan membutuhkan enam orang tenaga kerja, penanaman empat orang, pemeliharaan dua orang dan panen tujuh orang. Rata-rata rumah tangga tani Desa Sukasari Kaler memiliki dua hingga tiga anggota yang bekerja di pertanian. Generasi muda di desa ini rata-rata masih berminat bekerja di pertanian. Faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan tenaga kerja pertanian Desa Sukasari Kaler adalah pendapatan, luas lahan dan jumlah anggota rumah tangga. Pendapatan dan luas lahan berpengaruh signifikan terhadap kebutuhan tenaga kerja pertanian, sedangkan jumlah anggota rumah tangga tidak berpengaruh signifikan.

The education level of farmer child in Sukasari Kaler is increasing. This condition affects to the availability of agriculture labour in that area, especially the young generation interest to work in agriculture. Polemics occured when the requirement of agriculture labour was constant or not decreased, furthermore Sukasari Kaler village was a rural area with small degree of fragmentation land. Therefore, the aims of this research are a) to know the requirement and availability of agriculture labour in Sukasari Kaler and b) to know the several factors that influence in requirement of agriculture labour in that village. The basic method in this research using survey method. Survey method was conducted by interviewing respondents. There were 60 respondents in this research from the head of farmer family. The respondents perception data processed quantitatively. The first and second purpose analyzed by descriptive statistic and the result represented by frequency table. While the third purpose analyzed by inferential statistic through the multiple regression test and the result represented by regression table. The result of this research show that the quantity of agriculture labour requirement in Sukasari Kaler has variation depending on the type of agricultural activities. Tricking land needs six peoples labour, planting needs four peoples, maintenances need two peoples, and for harvest needs seven peoples. Farmer family commonly has two up to three member of family who work in agriculture. The several factors that influence in the requirement of agriculture labour are income, land area, and total member of family. Income and land area have a significant value, while the total member of family farmer has no significant value.

Kata Kunci : tenaga kerja, pertanian, kebutuhan, ketersediaan

  1. S1-2017-345217-abstract.pdf  
  2. S1-2017-345217-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-345217-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-345217-title.pdf