Laporkan Masalah

PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI UNTUK MEMETAKAN PERMUKIMAN YANG TERINSTALASI DENGAN PIPA AIR LIMBAH CAIR KOMUNAL DI KECAMATAN DEPOK KABUPATEN SLEMAN

DWIEKA PANDU PATRIA , Dr. R. Suharyadi, M.Sc

2017 | Tugas Akhir | D3 PENGINDERAAN JAUH DAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFI SV

Pengolahan air limbah menjadi salah satu permasalahan yang terdapat di perkotaan. Salah satu cara mengelola air limbah adalah dengan menggunakan instalasi pengolahan air limbah komunal. Pengolahan air limbah dengan sistem komunal dihubungkan melalui pipa yang menyambung setiap rumah. Saat ini belum terdapat peta yang menyediakan informasi tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah membuat peta yang menyediakan informasi permukiman yang menggunakan layanan pipa air limbah komunal di Kecamatan Depok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode digitisasi on screen dan metode partisipatif. Metode digitisasi on screen digunakan untuk membuat peta tapak bangunan permukiman di Kecamatan Depok. Sedangkan metode partisipatif digunakan untuk membuat peta jaringan pipa air limbah komunal dan peta permukiman yang terinstal pipa air limbah komunal berdasarkan data tracking di lapangan serta keterangan dari pengelola instalasi pipa air limbah komunal di Kecamatan Depok. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat 11 titik instalasi pengolahan air limbah komunal di Kecamatan Depok, Desa yang memiliki titik instalasi terbanyak adalah Desa Caturtunggal dengan 8 titik instalasi, kemudian Desa Condongcatur dengan 2 titik instalasi dan Desa Maguwoharjo dengan 1 titik instalasi. Instalasi pengolahan air limbah komunal di Kecamatan Depok yang melayani permukiman paling banyak adalah instalasi pengolahan air limbah komunal 52 di daerah Santan Desa Condongcatur, sedangkan instalasi pengolahan air limbah lain di Kecamatan Depok rata-rata melayani 30-60 permukiman di Kecamatan Depok.

Waste water treatment became one of the problems in the city. Waste water treatment with communal system was one of the ways from waste water treatment. This communal system connected with pipes which were connected in every house. Currently, there was no map which gave the information about houses are connected with waste water pipes. The goal of this research was giving the information about houses are connected with the communal system of waste water. This research was using on screen digitization method and partition method. Digitation method used for making building site settlement map while partisipative method used for making waste water pipeline network map and a siting map of a settlement building that installed a waste water pipe. The results of this research were Kecamatan Depok had 11 instalations of communal waste water treatment, the instalations existed most in Caturtunggal Village with 8 installations, Condongcatur Village with 2 installations and Maguwoharjo Village with 1 installation. The installation 52 in Santan, Condongcatur served most houses than any other installations in Kecamatan Depok with 152 houses while this installation served between 30-60 houses in one region.

Kata Kunci : Kata Kunci : Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal, Jaringan Pipa Air Limbah Komunal, Tapak Bangunan Permukiman/Keywords : Communal Waste Water Processing, Communal Waste Water Pipelines, Settlement Building Site 

  1. D3-2017-369185-abstract.pdf  
  2. D3-2017-369185-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-369185-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-369185-title.pdf