Konservasi Perairan Suaka Alam Pantai Wediombo Dalam Perspektif Etika Biosentrisme
AGUSTINUS JOKO NUGROHO, Dra. Jirzanah., M.Hum
2017 | Skripsi | S1 ILMU FILSAFATPenelitian yang berjudul Konservasi Perairan Suaka Alam Pantai Wediombo dalam Perspektif Etika Biosentrisme, objek materialnya adalah kawasan konservasi perairan suaka alam Pantai Wediombo, dan objek formalnya adalah etika lingkungan biosentrisme. Konservasi perairan merupakan upaya pelestarian makhluk hidup. Banyaknya jumlah wisatawan yang ingin menikmati bawah laut dengan cara snorkling dan pengambilan ikan secara berlebihan dianggap sebagai perusakan perlahan bawah laut dan daerah pesisir pantai. Konservasi perairan suaka alam di Pantai Wediombo dilakukan oleh kelompok Perkumpulan Masyarakat Konservasi (Permasi) didukung oleh pemerintah. Dukungan pemerintah dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan konservasi dan pengetahuan mengenai konservasi perairan suaka alam. Teori etika lingkungan Biosentrisme diharapkan memberikan pemahaman kepada manusia bahwa makhluk hidup lain juga memiliki nilai dan haknya untuk hidup. Konsep konservasi perairan suaka alam di pantai Wediombo dapat dijadikan salah satu solusi untuk melestarikan makhluk hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kawasan konservasi perairan suaka alam pada kelompok masyarakat pantai Wediombo dengan teori etika lingkungan Biosentrisme. Penelitian ini bersifat kualitatif dengan menggunakan model penelitian masalah aktual. Penelitian dilakukan melalui studi pustaka dan diperkuat dengan wawancara dan observasi lapangan. Penelitian menggunakan beberapa tahapan, tahapan pertama adalah persiapan dan pengumpulan data, tahap kedua adalah klasifikasi data dan tahap ketiga adalah analisis hasil penelitian. Analisis data menggunakan metode analisis verstehen, intepretasi dan hermeneutika. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok masyarakat pantai Wediombo peduli akan kelestarian makhluk hidup dengan membentuk Perkumpulan Masyarakat Konservasi. Tingkat kesadaran kelompok Permasi dalam mengelola lingkungan termasuk tinggi. Konservasi perairan suaka alam berfungsi sebagai perlindungan kawasan pesisir pantai dan biota laut yang berkualitas. Konsep kelompok konservasi Permasi selaras dengan Biosentrisme yang mempertimbangkan segala bentuk kehidupan di alam semesta. Konservasi diharapkan dapat menyadarkan pentingnya perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan dan penegakan hukum dalam upaya pengelolaan lingkungan hidup. Biosentrisme harusnya dapat menjadi acuan masyarakat dalam melestarikan alam.
The research entitled �¢ï¿½ï¿½The Water Conservation of Wediombo Beach Nature Sanctuary in the Perspective of Biocentrism�¢ï¿½ï¿½ applied Wediombo Beach as the material object and biocentrism environmental ethic as the formal object. Water conservation is needed as an effort to conserve the living things. Meanwhile, the number of tourists who enjoyed snorkeling and others who did overfishing were considered as the causes of underwater and coastal destruction. The water conservation of Wediombo Beach is being run by a conservation community named Perkumpulan Masyarakat Konservasi (Permasi). The government support is needed to fulfill the needs and knowledge related to water conservation. The biocentrism environmental ethic is expected to make people understand that other living things have values and rights to live. The concept of water conservation in Wediombo Beach can be one of the solutions to conserve the living things. This research is aimed to analyze the water conservation of nature sanctuary to people around Wediombo beach using the biocentrism environmental ethic. This research was qualitative and it used actual problems. The research employed a library study method that was supported by interviews and field observations. There were 3 (three) steps employed in this research: preparation and data collection, data classification, and data analysis. Verstehen analysis, interpretation, and hermeneutics were used as the data analysis method. The findings of the research show that people around Wediombo beach concern on the conservation of the living things by forming a community called Perkumpulan Masyarakat Konservasi (Permasi) . Permasi has a high concern in taking care of the environment. Water conservation of nature sanctuary has a main role as the protection of coastal area and the qualified sea biota. The concept of Permasi is aligned with biocentrism which considers inherent values to all living things in the nature. The conservation is expected to make people aware of the importance of planning, usage, control, maintenance, supervision, and law enforcement in environmental management. Further, biocentrism is expected as a community guideline in conserving the nature.
Kata Kunci : Konservasi perairan suaka alam, Biosentrisme, Hasil konservasi perairan