Laporkan Masalah

DESENTRALISASI FISKAL DAN OUTCOME KESEHATAN DI INDONESIA

BEKTI NOVI AMBARWATI, Ardyanto Fitrady, M.A., Ph.D.

2017 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMI

Desentralisasi membuat peran pemerintah daerah lebih dominan dalam pembangunan di Indonesia. Dengan adanya desentralisasi diharapkan pemerintah lebih mudah menyalurkan pelayanannya kepada masyarakat, termasuk dalam penyediaan barang publik seperti kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara empiris dampak desentralisasi fiskal terhadap outcome kesehatan di Indonesia. Indikator yang dipakai sebagai variabel dependen adalah angka kematian bayi. Penelitian ini menggunakan data panel pada tingkat provinsi di Indonesia pada kurun waktu 2007 hingga 2012. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal tidak berpengaruh terhadap outcome kesehatan di Indonesia.

In order to create more dominant role of local goverment in Indonesia's development, governmet can use decentralization as a solution. By using decentralization, government is expected to ease their way in distributing services to the public, such as health for public. This study aims to examine the impact of fiscal decentralization on health outcome in Indonesia empirically. Indicator that uses as dependent variable is infant mortality rate. This study will also use panel data at provincial level in Indonesia in the period 2007 to 2012. In a nutshell, the result of this study indicates that fiscal decentralization has no effect on health outcomes in Indonesia.

Kata Kunci : desentralisasi fiskal, outcome kesehatan, angka kematian bayi, data panel