Laporkan Masalah

Unmet Need Keluarga Berencana Di Daerah Perkotaan dan Perdesaan Di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

DOMAS ANGGORO PUTRO, Dr. Umi Listyaningsih, M.Si.

2017 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Unmet need KB menandakan tidak terpenuhinya hak reproduksi perempuan karena ketidakmampuan menggunakan kontrasepsi. Fenomena unmet need KB antara daerah perkotaan dan daerah perdesaan memiliki perbedaan. Hal ini disebabkan karena berbedanya kedua kondisi daerah tersebut. Tujuan penelitian ini mengkaji tingkat unmet need KB antara daerah perdesaan dan perkotaan, menenemukenali karakteristik perempuan unmet need KB daerah perkotaan dan perdesaan, dan mengetahui faktor yang mempengaruhi unmet need KB di daerah perkotaan dan perdesaan. Penelitian bersifat kuantitatif dengan menggunakan data sekunder. Teknik analisis menggunakan analisis deskriptif dan inferensial. Analisis deskriptif berupa distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Analisis deskriptif digunakan untuk menjelaskan karakteristik permpuan unmet need KB di daerah perkotaan dan perdesaan. Analisis inferensial menggunakan regrelis logistic biner dan chi square. Analisis inferensial digunakan untuk mengetahui faktor penyebab unmet need KB dan mengetahui perbedaan tingkat unmet need KB daerah perkotaan dan perdesaan. Hasil analisis tingkat unmet need KB di daerah perdesaan lebih tinggi daripada daerah perkotaan. Namun, hasil uji chi square menunjukkan tidak adanya perbedaan tingkat unmet need KB antara daerah perkotaan dan daerah perdesaan. Karakteristik perempuan unmet need KB daerah perkotaan hampir sama dengan karakteristik perempuan unmet need KB di darerah perdesaan. Perbedaan terletak pada karakteristik jumlah anak masih hidup, pengalaman penggunaan kontrasepsi, pendidikan istri dan suami, status bekerja istri, serta jarak ke tempat pelayanan KB. Hasil regresi logistik biner menunjukan bahwa faktor yang mempengaruhi unmet need KB di daerah perdesaan ialah tingkat pendidikan suami, dimana pendidikan suami yang tinggi mempunyai kemungkian 24,441 lebih tinggi untuk mengalami unmet need KB. Sedangkan di daerah perkotaan, variabel penelitian yang digunakan tidak ada yang signifikan terhadap kejadian unmet need KB.

Unmet need for family planning indicates that women's reproductive right is not fulfilled because of their inability to use contraception. Unmet need for family in urban areas and rural areas differs due to regional conditions. This research aimed to assessing the difference of unmet need level of urban and rural areas, describing the characteristic of women unmet need for family planning in urban and rural areas, and determining factors that affect unmet need for family planning in urban and rural areas. This research is a quantitative research using secondary data. The analysis technique is a descriptive (frequency distribution and cross-tabulation) and inferential (binary logistic regression and chi-square method). Descriptive analysis is used to explain the characteristics of women unmet need for family planning. Inferential analysis is used to determine the factors causing unmet need and to know the difference of unmet need level on urban areas and rural areas. The result shown that unmet need level in rural area is higher than urban area. However, the chi square test shown that there is no difference of unmet need level on urban and rural areas. Characteristics of women who don�t fulfill the need for family planning in urban are is almost the same as in rural area. The differences are number of children, experience of contraceptive use, wife and husband education, wife working status, and distance to the family planning services. The result of binary logistic regression shown that the factor affecting unmet need for family planning in rural area is husband education. Higher husband�s education has a 24,441 higher chance to unmeet need for family planning. While in urban areas, the research variables have not significant to unmet need for family planning.

Kata Kunci : Unmet need KB, Perkotaan, Perdesaan, karakteritik, faktor yang berpengaruh

  1. S1-2017-347420-abstract.pdf  
  2. S1-2017-347420-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-347420-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-347420-title.pdf