BAGAIMANA KESIAPAN UNTUK BERKARIR DI DAERAH TERPENCIL PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR FAKULTAS KEDOKTERAN UGM? Studi Kasus Mahasiswa Tahun Akhir Pendidikan Dokter Universitas Gadjah Mada
MUHAMMAD IFAN ALFIAN, Dr. Mubasysyir Hasanbasri, MA
2017 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTERLatar belakang dilakukan penelitian ini adalah karena pelayanan kesehatan di daerah terpencil masih buruk. Hal tersebut terjadi karena kurangnya jumlah dokter di daerah terpencil dan juga kinerja dokter tersebut yang kurang baik. Banyak dokter yang tidak mau untuk ditempatkan di daerah terpencil atau pindah dari daerah terpencil karena tidak siap menghadapi masalah-masalah yang ada di daerah tersebut. Oleh karena itu, perlu diketahui faktor apa saja yang mempengaruhi kesiapan dokter tersebut untuk berkarir di daerah terpencil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesiapan mahasiswa tahun akhir pendidikan dokter dalam menghadapi tantangan pekerjaan di daerah terpencil dan juga faktor-faktor yang mempengaruhinya. Penelitian merupakan penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif untuk menilai faktor yang berpengaruh terhadap kesiapan untuk berkarir di daerah. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa mahasiswa kedokteran tingkat akhir FK UGM paling siap menghadapi masalah yang bersifat sosial budaya masyarakat setempat dan paling tidak siap dalam hal keamanan di daerah terpencil. Mahasiswa laki-laki lebih memiliki kesiapan daripada mahasiswa perempuan, kecuali dalam hal pendapatan. Mahasiswa yang tertarik berkarir di bidang non-klinis juga lebih memiliki kesiapan dibandingkan mahasiswa yang hanya tertarik menjadi klinisi saja. Mahasiswa yang sangat aktif berorganisasi memiliki tingkat kesiapan yang tinggi untuk berkarir di daerah terpencil. Mahasiswa dengan kepemimpinan yang baik juga lebih memiliki kesiapan untuk berkarir di daerah terpencil. Kesimpulan dari penelitian ini adalah mahasiswa laki-laki lebih memiliki kesiapan untuk berkarir di daerah terpencil. Mahasiswa yang sangat aktif berorganisasi juga lebih memiliki kesiapan untuk berkarir di daerah terpencil. Mahasiswa dengan pengetahuan kepemimpinan yang baik juga lebih memiliki kesiapan untuk berkarir di daerah terpencil.
Background of this research is due primary health care in the remote areas are still not good today. It happens because lack of physicians in the remote areas and also because the physicians performance is still not as expected. Most physician do not want to be placed in remote areas or they want to move from remote areas because they do not have readiness to deal with problems in that areas. Therefore, we need to know what factors are affecting the readiness of physicians to work and stay in remote areas. The purpose of this research is to analyze the readiness of final-year medical student to deal with job challenges and problems in remote areas, and also factors that influence it. It is a descriptive research with quantitative method to analyze factors that influence readiness to work in remote areas. The result of this research show that medical students of Gadjah Mada University have the highest readiness to deal with socio-cultural problems of the local community. They have the lowest readiness to deal with security issues in the remote areas. Male students have higher readiness than female student, except in matter of income. Students who interested in working in non-clinical sections also have more readiness than students who only interested in clinical sections. Students who are very active in student organization have higher readiness to deal with problems and job challenges in remote areas. Student with good leadership knowledge also have more readiness to work in remote areas. Conclusion of the research is male students have more readiness to work in remote areas. Student with good leadership knowledge also have more readiness to work in remote areas. Students who are very active in student organization are more prepared to deal with problems and job challenges in remote areas.
Kata Kunci : remote areas, readiness, activeness of student organization, leadership knowledge, career plan.