Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA KOMUNIKASI ORANGTUA - ANAK DENGAN KESEJAHTERAAN ANAK

ADHILA RACHMA, Budi Andayani, Dr., M.A., Psikolog

2017 | Skripsi | S1 PSIKOLOGI

Anak adalah generasi penerus bangsa yang nantinya akan menentukan masa depan suatu negara. Setiap anak berhak atas kesejahteraan untuk mendapatkan perawatan, asuhan dan bimbingan berdasarkan kasih sayang baik dalam keluarganya maupun di dalam asuhan khusus untuk tumbuh dan berkembang dengan wajar. Upaya pemerintah yang telah dilakukan selama ini belum sepenuhnya mampu meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan anak. Banyaknya kasus ketidaksejahteraan anak yang berkaitan dengan komunikasi orangtua-anak membuat peneliti tertarik untuk melakukan penelitian dengan metode kuantitatif yang bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara komunikasi orangtua - anak dengan kesejahteraan anak. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 202 siswa SMA kelas XI di SMA Muhammadiyah 2 Yogyakarta yang tinggal bersama orangtua. Alat pengumpul data yang digunakan yaitu skala komunikasi orangtua - anak dan skala kesejahteraan anak. Berdasarkan analisis statistika yang dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 16.0 for Windows menggunakan analisis statistik non parametrik dari Spearman dihasilkan korelasi r=0,446 dengan p=0,000 (p<0,01). Hasil tersebut menunjukkan bahwa komunikasi orangtua - anak berkorelasi positif dengan kesejahteraan anak. Selain itu, hasil analisis juga menunjukkan koefisien determinasi sebesar r2=0,198 yang berarti variabel komunikasi orangtua-anak memberikan sumbangan efektif sebesar 19,8% kepada variabel kesejahteraan anak.

Children are the next generation of the nation that will determine the future of a country. Every child is entitled to wellbeing for care, upbringing and guidance based on affection both in his family and in special care to grow and develop properly. Government efforts that have been done so far have not been fully able to improve the wellbeing and protection of children. The number of cases of child wellbeing related to parent-child communication makes the researcher interested to do research with quantitative method which aims to know whether there is a relationship between parent-child communication with child's wellbeing. Subjects used in this study amounted to 202 high school students in the class XI Muhammadiyah 2 Yogyakarta Senior High School who live with parents. Based on statistical analysis performed with the help of SPSS program version 16.0 for Windows using non parametric statistical analysis from Spearman produced correlation r=0,446 with p=0,000 (p <0,01). These results indicate that parent - child communication is positively correlated with child wellbeing. The results of the analysis show the coefficient of determination of r2=0.198 which means the parent - child communication variable contributes effectively 19.8% to the child wellbeing variables.

Kata Kunci : anak, kesejahteraan, komunikasi orangtua - anak, dan kesejahteraan anak.

  1. S1-2017-317668-abstract.pdf  
  2. S1-2017-317668-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-317668-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-317668-title.pdf