Laporkan Masalah

ANALISIS PROSEDUR PEMBERIAN KREDIT PADA KOPERASI PEGAWAI REPUBLIK INDONESIA KESEJAHTERAAN GURU-GURU PLAYEN (KPRI KGP) KECAMATAN PLAYEN KABUPATEN GUNUNGKIDUL

ALFIAN DWI NUGROHO, Faiz Zamzami.S.E.,M.Acc.,QIA

2017 | Tugas Akhir | D3 AKUNTANSI SV

INTISARI Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana prosedur pemberian kredit yang diterapkan di Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Kesejahteraan Guru-guru Playen Kecamatan Playen Kabupaten Gunungkidul. Peneliti membandingkan prosedur yang dilakukan di KPRI KGP dengan prosedur simpan pinjam menurut Peraturan Pemerintah No 9 tahun 1995 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam Oleh Koperasi. Jenis dan sumber data yang digunakan terbagi menjadi dua yaitu data primer yang diperoleh melalui wawancara secara langsung ke narasumbernya dan data sekunder diperoleh dengan cara membaca buku referensi. Metodologi Penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kualitatif. Kesimpulan dari tugas akhir ini akan menyampaikan analisis berdasarkan presentase kesesuaian perhitungan pada tabel perbandingan prosedur pemberian kredit pada KPRI KGP dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah No 9 Tahun 1995 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Simpan Pinjam oleh koperasi. Hasil dari perbandingan prosedur mendapat nilai kesesuaian sebesar 61,11 % dan tingkat ketidaksesuaiannya sebesar 38,89 %. Secara umum prosedur pemberian kredit pada Koperasi Republik Indonesia sudah berjalan baik. Tetapi masih terdapat kekurangan yaitu masih terdapat rangkap jabatan yang dilakukan oleh bendahara dan masih terdapat kredit yang kurang lancar hal tersebut disebabkan pengurus koperasi memberikan pinjaman ke pemohon yang tidak memenuhi kriteria karena pemohon membutuhkan dana yang mendesak untuk pengobatan. Saran dari penulis agar menambah jumlah pengurus untuk mengisi sebagai kassa dan menggunakan jaminan lain jika pengurus memberikan kredit kepada pemohon yang tidak memenuhi kriteria.

ABSTRACT This study aims to find out how the procedure of crediting applied in Koperasi Pegawai Republik Indonesia Kesejahteraan Guru-guru Playen (KPRI KGP) region Gunungkidul. Researcher compare the procedures performed in KPRI KGP with the procedure of saving and loan according to Government Regulation No. 9 year 1995 on the Implementation of Business Activities Savings and Loans by Cooperatives. Type and sources of data used are divided into two namely the primary data obtained through interviews directly to the resource person and secondary data obtained by reading reference books. Research metodology used is descriptive qualitative. The conclusion of this thesis will deliver an analysis based on the percentage of conformity calculation on the comparison table of crediting procedures on KPRI KGP with Government Regulation No. 9 of 1995 on the Implementation of Business Savings and Loans by cooperatives. The result of the comparison procedure got the value of suitability of 61.11% and the inconsistency rate of 38.89%. In general, crediting procedures in Cooperative Republic of Indonesia has been running well. But there is still a shortage of double positions held by the treasurer and there is still a lack of credible credit because the co-operative board provides loans to applicants who do not meet the criteria because the applicant requires urgent funds for treatment. The Advice from the author are to increase the number of administrators to fill as kassa and use another guarantee if the board gives credit to applicants who do not meet the criteria.

Kata Kunci : Koperasi, Prosedur, Kredit.

  1. D3-2017-367676-abstract.pdf  
  2. D3-2017-367676-bibliography.pdf  
  3. D3-2017-367676-tableofcontent.pdf  
  4. D3-2017-367676-title.pdf