Analisis Penyusunan Laporan Posisi Keuangan dan Laporan Aktivitas di Yayasan Masjid Syuhada
BAYUADI PRASETYO, Faiz Zamzami, S.E., M.Acc., QIA.
2017 | Tugas Akhir | D3 AKUNTANSI SVAdanya tuntutan atas akuntabilitas dan transparansi pada sektor publik serta pentingnya laporan keuangan yang disusun oleh organisasi nirlaba, maka pembahasan secara mendalam mengenai laporan keuangan yang mengacu pada PSAK No. 45 perlu untuk dianalisis secara lebih mendalam lagi. Obyek penelitian ini adalah Yayasan Masjid Syuhada Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyusunan, bentuk, dan isi laporan keuangan pada yayasan dengan mengacu pada ketentuan-ketentuan PSAK No. 45. Berdasarkan masalah tersebut, penulis menggunakan metode deskriptif kualitatif untuk menguraikannya. Cara pengolahannya yaitu dengan membandingkan data yang ada dalam YASMA Syuhada dengan kaidah dalam PSAK 45. Berdasarkan data yang diolah, penulis dapat mengambil kesimpulan: (1) Yayasan tidak mengelompokkan aset bersih dan akun nominal sesuai batasannya (terikat penuh, terikat temporer, tidak terikat). (2) Yayasan menggunakan istilah akun yang tidak sesuai dengan istilah akun dalam PSAK 45. (3) Kelebihan pendapatan diakui sebagai profit (keuntungan). (4) Penempatan akun yang tidak sesuai dengan kategori akun. (5) Bentuk laporan aktivitas yang tidak sesuai dengan PSAK 45.
Considering the demand of accountability and transparency in the public sector as well as the importance of financial report which is arranged by non-profit organization, therefore the in depth discussion about the financial report which refers to the PSAK no.45, it is necessary to analyze it more deeper. The object of this research is Yayasan Masjid Syuhada. The purpose of this research is to find out the arrangement, the form and the content of financial report of the foundation which refers to the provisions of PSAK no.45. Based on these problems, the authors used a qualitative descriptive method to describe it. Processing method by comparing the data between YASMA Syuhada with the rule on PSAK no.45 . The result of the research indicates that: (1) The foundation have not grouping net assets and nominal account within limits (full bound, temporary bound, unbound). (2) The foundation doesn't use a true terminology account based on PSAK no.45. (3) The foundation recognize the excess income as profit. (4) Some of account placement's doesn't suit with the category. (5) The form of activities report doesn't correct based on PSAK no.45.
Kata Kunci : PSAK No. 45, Organisasi Nirlaba, Laporan Keuangan.