Laporkan Masalah

Exchange Market Pressure: Evidences from ASEAN Inflation Targeting Countries

MUHAMMAD ABDUL AZIZ, Tri Widodo, Prof., M.Ec.Dev., Ph.D.

2017 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMI

Model Exchange Market Pressure (EMP) merupakan alat pengukur terbaik saat ini yang digunakan untuk menentukan besarnya intervensi yang diperlukan untuk mencapai kurs yang ditargetkan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara EMP dan determinannya di negara-negara ASEAN yang menerapkan inflation targeting dari periode 2006 kuartal 1 hingga 2016 kuartal 4 dengan menerapkan model EMP. Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa semua determinan sesuai dengan teori EMP, kecuali pada variabel perubahan pendapatan riil di Indonesia dan Thailand, dan perubahan harga dunia di Filipina. Kemudian tekanan tambahan pada saat krisis finansial hanya ditemukan pada rupiah Indonesia dan baht Thailand. Studi ini juga membuktikan bahwa variable-variabel independen yang digunakan dapat memprediksi nilai EMP dengan baik, terutama pada saat krisis finansial. Dalam konteks pengontrolan EMP, studi ini menemukan bahwa negara-negara tersebut lebih memilih menahan tingkat kurs mata uangnya dengan mengatur tingkat kredit domestic dan tingkat suku bunga.

Monetary model of Exchange Market Pressure (EMP) is the best-known measure today to determine size of intervention, which is needed to attain any favored exchange rate target. This study intends to examine the relationship between EMP and its determinant in ASEAN inflation targeting countries during 2006Q1-2016Q4. Monetary model of Exchange Market Pressure is employed. The results show that all variables are corresponding with the theory implies, except change in real income for Indonesia and Thailand, and change in world prices for Philippines. Thus, additional pressure by financial crisis is only found in Indonesian rupiah and Thai baht exchange rate. This study also proves that independent variables which is used can attempt favorable prediction of the value of EMP, especially during financial crisis. In the context controlling EMP, this study finds that these countries prefer to hold their currency exchange rate level by managing domestic credit and interest rate.

Kata Kunci : Exchange Market Pressure, Exchange Rate, Intervention, ASEAN Inflation Targeting Countries, Financial Crisis

  1. S1-2017-346675-abstract.pdf  
  2. S1-2017-346675-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-346675-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-346675-title.pdf