Laporkan Masalah

AKUMULASI PLAK DAN STATUS GINGIVITIS PENDERITA GINGIVITIS KATEGORI SEDANG SETELAH BERKUMUR LARUTAN MINYAK ATSIRI SERAI (Cymbopogon citratus) KONSENTRASI 2%

SHERLIS OKTAVIANI, Prof. Dr. drg. Regina TC Tandelilin, M.Sc; Dr. drg. Alma L Jonarta, M.Kes

2017 | Skripsi | S1 HIGIENE GIGI

INTISARI Gingivitis merupakan kondisi inflamasi reversible yang paling sering terjadi pada gingiva, yang disebabkan oleh akumulasi plak. Minyak atsiri serai (Cymbopogon citratus) mengandung Alfa-citral, Beta-citral dan geraniol yang diketahui sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berkumur minyak atsiri serai konsentrasi 2% dalam menurunkan akumulasi plak dan status gingivitis penderita gingivitis kategori sedang. Penelitian ini menggunakan 30 subjek penderita gingivitis kategori sedang, yang terbagi acak menjadi 2 kelompok yaitu kelompok perlakuan dan kelompok kontrol positif. Kelompok perlakuan berkumur dengan minyak atsiri konsentrasi 2%, sedangkan pada kelompok kontrol positif berkumur dengan Chlorhexidine gluconate 0,2%. Subjek berkumur selama 5 hari berturut-turut, 2 kali sehari pada pagi dan malam hari, setelah menyikat gigi. Akumulasi plak subjek dinilai dengan mengaplikasikan disclosing solution dengan metode OLeary dan selanjutnya Indeks Gingivitis. Pemeriksaan dilakukan pada hari ke-0 dan pada hari ke-6. Nilai yang didapat dianalisis menggunakan Uji Mann-Whitney (p<0,05). Hasil penelitian menunjukkan berkumur dengan minyak atsiri serai konsentrasi 2% dapat menurunkan akumulasi plak dan meningkatkan status gingivitis penderita gingivitis kategori sedang. Berkumur dengan Chlorhexidine gluconate 0,2% menunjukkan kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan minyak atsiri serai konsentrasi 2%. Minyak atsiri serai konsentrasi 2% berpengaruh dalam menurunkan akumulasi plak dan status gingivitis penderita gingivitis kategori sedang. Disimpulkan bahwa minyak atsiri konsentrasi 2% mempunyai kemampuan untuk menurunkan akumulasi plak dan menyembuhkan gingivitis.

ABSTRACT Gingivitis is a reversible inflammatory condition of gingiva mostly caused by accumulation of the dental plaque. Lemongrass (Cymbopogon citratus) essential oil consists of Alpha-citral, Beta-citral and geraniol which are known as anti-bacterial agents. The aim of this experiment was to determine the effect of mouth rinsing with 2% lemongrass essential oil to reduce dental plaque accumulation and gingival status of moderate gingivitis patients. The study involved 30 patients with moderate gingivitis, devided randomly into 2 groups, namely the treated and the control groups. The treated group rinsed their mouth with 2% of lemongrass essential oil and in the control group rinsed their mouth with 0,2% of Chlorhexidine gluconate for 5 days consecutively. Each subject rinse two times a day, in the morning and in the night, after brushing. The accumulation of dental plaque of each subjects are assessed us ing disclosing solution by using OLeary method. And then Gingival Index. The score of Plaque Index and Gingival Index was measured before and after gargling. The values obtained were analyzed using Mann-Whitney test (p<0,05). The result of this study sugest that mouth rinsing with a solution of 2% lemongrass essential oil can reduce the accumulation of plaque and increased gingival status in patients with moderate gingivitis. Rinsing with 0,2% Chlorhexidine gluconate showed a decrease in plaque accumulation greater than 2% lemongrass essential oil. The solution of 2% lemongrass essential oil has an effect in reducing plaque accumulation in patients with moderate gingivitis. These results indicate that lemongrass essential oil may have ability to reduce the accumulation of plaque and heal gingivitis.

Kata Kunci : Gingivitis, Plak, Minyak Atsiri, Serai (Cymbopogon citratus)

  1. S1-2017-350072-abstract.pdf  
  2. S1-2017-350072-bibliography.pdf  
  3. S1-2017-350072-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2017-350072-title.pdf