Laporkan Masalah

Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Bahaya Rokok pada Remaja SMA Negeri 1 Cangkringan Kabupaten Sleman dan SMA Negeri 3 Kota Yogyakarta

RESTU PRASIWI, Dra. Suhartini,Apt.,SU;dr. Wikan Basworo, Sp.F;dr. Hendro Widagdo, Sp.F

2017 | Skripsi | S1 PENDIDIKAN DOKTER

INTISARI Perbedaan Tingkat Pengetahuan Tentang Bahaya Rokok pada Remaja SMA Negeri 1 Cangkringan Kabupaten Sleman dan SMA Negeri 3 Kota Yogyakarta Restu Prasiwi1, Wikan Basworo2, Suhartini2 Fakultas Kedokteran, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Indonesia 1Mahasiswa Strata 1 Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada 2Bagian Forensik Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada LATAR BELAKANG: Merokok merugikan kesehatan diri sendiri bahkan diketahui juga merokok membahayakan kesehatan orang lain sebagai perokok pasif. Kurangnya pengetahuan remaja dapat menjadi salah satu faktor tingginya angka perokok usia produktif di Indonesia. TUJUAN: Mengetahui perbedaan tingkat pengetahuan tentang bahaya rokok pada remaja SMANegeri 1 cangkringan kabupaten sleman dan SMANegeri 3 kota Yogyakarta METODE: Studi observasi dengan menggunakan metode cross-sectional deskriptif. Data yang digunakan adalah hasil kuesioner kepada remaja SMA Negeri 1 cangkringan dan SMA Negeri 3 Yogyakarta dengan melihat tingkat pengetahuan. HASIL: Didapatkan nilai significancy p=0,001 antara nilai tingkat pengetahuan pada remaja SMA yang diteliti. Rata-rata tingkat pengetahuan remaja SMA Negeri 1 Cangkringan sebesar 95,88 dan rata-rata tingkat pengetahuan remaja SMA Negeri 3 Yogyakarta sebesar 129,35. KESIMPULAN: Terdapat perbedaan tingkat pengetahuan tentang bahaya rokok pada remaja SMA Negeri 1 Cangkringan Kabupaten Sleman dan SMA Negeri 3 Kota Yogyakarta. Tingkat pengetahuan tentang bahaya rokok SMA Negeri 3 Kota Yogyakarta lebih tinggi daripada remaja SMA Negeri 1 Cangkringan, secara bermakna.. KATA KUNCI: tingkat pengetahuan, bahaya rokok, kabupaten, kota

ABSTRACT Differences Knowledge Level about Dangers of Smoking inTeenagers of SMAN 1 Cangkringan Sleman District and SMAN 3 Yogyakarta City Restu Prasiwi1, Wikan Basworo2, Suhartini2 Fakultas Kedokteran, Universitas Gajah Mada, Yogyakarta, Indonesia 1Mahasiswa Strata 1 Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada 2Bagian Forensik Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada BACKGROUND:Smoking harms the health of yourself and the health of others from passive smoking. Lack of knowledge of adolescents may be one factor in the high number of productive age smokers in Indonesia. PURPOSE: Knowing the differences in the level of knowledge about the dangers of smoking in adolescents SMAN 1 CangkringanSleman district and SMAN 3 Yogyakarta city METHODE: The research uses analytic observational study with cross-sectional descriptive design. The data used are the results of a questionnaire to adolescent SMA Negeri 1 Cangkringan and SMA Negeri 3 Yogyakarta to see the level of knowledge. RESULT: We found significancy value p=0,001 between the level of knowledge in high school teenagers studied. The average level of knowledge of adolescent SMA Negeri 1 Cangkringan at 95,88 and the average level of knowledge of adolescent SMA Negeri 3 Yogyakarta at 129,35. CONCLUSION: There are differences in the level of knowledge about the dangers of smoking in adolescents SMAN 1 Cangkringan Sleman district and SMAN 3 Yogyakarta city. The level of knowledge about the dangers of smoking SMA Negeri 3 Yogyakarta higher than adolescent SMA Negeri 1 Cangkringan , significantly . KEYWORDS: knowledge level, dangers of smoking, district, city

Kata Kunci : Tingkat Pengetahuan, Bahaya Rokok, Kabupaten, Kota