Laporkan Masalah

THE ANALYSIS OF THE PUSH PULL MOTIVATION FACTOR AND THE EXPECTATION OF INTERNATIONAL TOURIST IN RAMAYANANA BALLET PRAMBANAN YOGYAKARTA

MOMENTYA IRSHA E, Popi Irawan, S.S., M.Sc.

2017 | Skripsi | S1 PARIWISATA

Atraksi budaya di suatu negara atau daerah merupakan sebuah destinasi yang diminati oleh wisatawan asing, karena orang yang berwisata tentunya ingin mengetahui budaya daerah atau negara tersebut, salah satunya dengan melihat tarian. Sendratari Ramayana Prambanan merupakan pertunjukan tari yang menampilkan budaya Jawa, baik Jawa Tengah maupun Daerah Istimewa Yogyakarta. Pertunjukan ini menceritakan tentang Ramayana yang merupakan bagian dari relief Candi Prambanan. Penelitian ini menganalisa tentang motivasi pendorong dan penarik, harapan, serta strategi yang diformulasikan sebagai implikasi manajerial berdasarkan studi motivasi dan harapan tersebut. Responden penelitian ini adalah wisatawan mancanegara. Penulis mengadaptasi motivasi pendorong dan penarik yang dikembangkan oleh Crompton (1979), dan disesuaikan dengan kondisi Ramayana Ballet Prambanan. Metode yg dilakukan oleh penulis adalah wawancara dengan jumlah responden sebanyak 65 orang. Sedangkan, teori harapan diadaptasi dari Oliver (1980) melalui metode kuesioner dengan jumlah respondent 100 orang. Selanjutnya, untuk keperluan statistik ini, data dianalisis menggunakan aplikasi SPSS 20 dengan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor motivasi pendorong dari wisatawan mancanegara adalah pengalaman baru, dan faktor motivasi penarik adalah budaya Jawa. Sebagai tambahan, harapan terbesar dari wisatawan mancanegara adalah kebersihan. Akhirnya, strategi yang dapat dikembangkan ditentukan berdasarkan hasil studi empiris mengenai motivasi dan harapan wisatawan mancanegara terhadap Ramayana Ballet Prambanan.

Cultural attraction in a country or region is an attraction that is demanded by international tourist, because tourists obviously want to know the culture of that country, such as by watch the dance. Ramayana Ballet Prambanan is a dance presents Javanese culture, both Central Java and Yogyakarta Special Region. This performance tells about Ramayana that is illustrated on the relief of Prambanan Temple. This study analyzes the push and pull factors of motivation, expectation, and strategy formulated as managerial implication based on that motivation and expectation. Respondents of this study is international tourists. The writer adapted the push and pull factor developed by Crompton (1979), and suited by the condition of Ramayana Ballet Prambanan. The method used by the writer is interview with 65 respondents. While, expectation theory is adapted from Oliver (1980) through questionnaire method with 100 respondents. Furthermore, for the analytical purpose of this research, the data is analyzed by using SPSS 20 with descriptive analysis. The result showed that the push factor motivation of international tourist is new experience, and the pull factor is the attractiveness of Javanese culture. In addition, the biggest expectation of international tourist is cleanliness. Finally, strategy that could be developed determined by the result of empirical study on motivation and expectation of international tourist towards Ramayana Ballet Prambanan.

Kata Kunci : tourist motivation, push factor, pull factor, tourist expectation, strategy, Ramayana Ballet Prambanan, motivasi wisatawan, faktor pendorong, faktor penarik, harapan wisatawan, strategi, Ramayana Ballet Prambanan