HUBUNGAN ANTARA EKSPRESI mRNA CASPASE 8 DENGAN GAMBARAN KLINIKOHISTOPATOLOGI KANKER OVARIUM DI RSUP DR. SARDJITO
HELMAWAN TRIANTONO S, dr. Irwan Taufiqur Rachman, SpOG(K);dr Ardhanu Kusumanto, SpOG(K)
2017 | Tesis-Spesialis | SP Ilmu Kebidanan dan Penyakit KandunganLatar Belakang: Salah satu masalah yang sering dihadapi dalam penanganan kanker ovarium adalah hampir sebagian besar penderita (75%) datang dalam stadium yang sudah lanjut. Suatu penelitian menemukan bahwa Caspase 8 pada pasien dengan kanker ovarium tipe epitelial sangat berhubungan erat dengan progression–free dan overall survival, serta dapat dijadikan sebagai faktor diagnostik dan dapat digunakan untuk faktor prognostik pada kanker ovarium. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan antara ekspresi mRNA caspase 8 dengan stadium, tipe histopatologi, derajat diferensiasi, residu operasi dan sel ganas ascites. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian cross sectional dengan deskriptif analitik pada pasien kanker ovarium yang diberikan terapi kemoterapi di RSUP DR. Sardjito Yogyakarta. Hasil: Didapatkan 44 subyek penelitian mendapatkan hasil respon positif mRNA Caspase 8 sebesar 25 (56,8%) dan respon negatif sebesar 19 (43,2%). Penelitian ini dapat disimpulkan tidak didapatkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara profile ekspresi mRNA terhadap gambaran klinikohistopatologi, dimana didapatkan hasil p=0,340 (OR 0,535; 95% CI 0,151 – 1,888), tipe histopatologi p=0,407 (OR 1,77; 95% CI 0,441-7,061), derajat differensiasi p=0,350 (OR 0,482; 95% CI 0,106-2,184), residu tumor p=0,340 (OR 1,870; 95% CI 0,530-6,603) dan sel ganas p=0,985 (OR 0,984; 95% CI 0,192-5,035) dimana nilai p semuanya >0,05. Akan tetapi untuk tipe histopatologi (OR 1,77; 95% CI 0,441-7,061), dan residu operasi (OR 1,870; 95% CI 0,530-6,603) bermakna secara klinis. Kesimpulan: Pada penelitian ini tidak terdapat perbedaan yang bermakna secara statistik pada stadium kanker, tipe histopatologi, derajat differensiasi, optimalisasi/suboptimalisasi dan sel ganas dengan profil ekspresi mRNA caspase 8. Akan tetapi untuk tipe histopatologi dan residu operasi yang bermakna secara klinis
Background: One of the most common problems facing in ovarian cancer treatment is the most patients (75%) present at an advanced stage. One study found that Caspase 8 in patients with epithelial ovarian cancer is closely related to progression-free and overall survival, can be used for a diagnostic also prognostic factors in ovarian cancer. Objective: To determine the correlation expression of mRNA caspase 8 with stadium, histopathology type, degree of differentiation, surgical residue and malignant cells on ascites in ovarian cancer. Methods: This study used cross sectional study design with analytic descriptive in ovarian cancer patients who were given chemotherapy at RSUP DR. Sardjito Yogyakarta. Results: There were 44 patients, 25 patients (56,8%) with positive response of Caspase 8 mRNA and 19 (43,2%) with negative response. The research shown p = 0,340 (OR 0,535; 95% CI 0,151 - 1,888 for the relation between expression profile of Caspase-8 mRNA and stadium, p = 0,407 (OR 1,77; 95% CI 0.441-7.061) for histopathology type, p = 0,350 (OR 0.482; 95% CI 0.106-2.184) for degree of differentiation, p = 0,340 (OR 1.870; 95% CI 0.530-6.603) for surgical residue and p = 0,985 (OR 0.984; 95 % CI 0.192-5.035) for malignant cells on ascites in ovarian cancer patients. Conclusion: This research can be concluded that there is no statistically significant difference between expression of mRNA caspase 8 and clinicohistopathology.
Kata Kunci : ovarian cancer, apoptosis, mRNA caspase 8.