Analisis Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (Studi Pada Unit Layanan Pengadaan Daerah Kementerian Keuangan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta)
MUHAMMAD ULIL ALBAB, Abdul Halim, Prof., Dr., M.B.A., Ak., CA.
2017 | Tesis | S2 AkuntansiSalah satu permasalahan yang mendesak untuk diselesaikan pemerintah saat ini adalah masalahan rendahnya dan menumpuknya penyerapan anggaran di akhir tahun. Berdasarkan penelitian terdahulu salah satu sumber permasalahan penyerapan anggaran adalah berasal dari proses pengadaan barang/jasa. Penelitian ini menitikberatkan pada identifikasi dan analisis terkait faktor yang menghambat pelaksanaan pengadaan barang/jasa pemerintah termasuk mencari penyebab gagal lelang dan lambatnya pelaksanaan pengadaan barang/jasa pada Unit Layanan Pengadaan Daerah (ULPD) Kementerian Keuangan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara dan dokumentasi selanjutnya dianalisis dengan teknik analisis spiral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengadaan barang/jasa pada Unit Layanan Pengadaan Daerah (ULPD) Kementerian Keuangan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta belum sepenuhnya berjalan optimal. Faktor penghambat yang menyebabkan tidak optimalnya pengadaan tersebut antara lain berasal dari struktur organisasi, Sumber Daya Manusia (SDM), permasalahan di tahap persiapan, dan kurangnya perlindungan hukum. Sementara itu, penyebab gagal lelang dapat diidentifikasi antara lain karena identifikasi kebutuhan pengadaan yang kurang jelas, partisipasi penyedia barang/jasa kurang, dan penyedia barang/jasa kurang teliti dalam memahami dokumen pengadaan.
One of the urgent matters to be resolved by the current goverment is the problem of the low and cumulating budget absorption at the end of the year. Based on previous research, one of the problem of budget absorption originate from the process of procurement goods/services. This research emphasizes on identifying and analyzing the factors that hinder the execution of government’s procurement of goods/services, this includes identifying the cause of failed auction and the slow execution of procurement goods/services at the Local Procurement Services Unit (ULPD) of the Ministry of Finance in Special Region of Yogyakarta. This research uses a qualitative approach with a case study design. The data were collected by interview and documentation technique, and later analyzed using a spiral analysis technique. The research results show that the execution of procurement goods/services at the Local Procurement Services Unit (ULPD) of the Ministry of Finance in Special Region of Yogyakarta has not been fully optimal. The factors that hinder causing the optimal achievement are among others emerge from the organizational structure, Human Resources (HR), the problems in the preparation stage, and the lack of legal protection.Meanwhile, the cause of failed auctions can be identified as among others, unclear identification of the need for procurement, lack of participation from goods/services suppliers, and suppliers’s failure to accurately understand the procurement document.
Kata Kunci : penyerapan anggaran, pengadaan barang/jasa, ULP, ULPD, gagal lelang, hambatan dalam pengadaan