STUDI KESETARAAN GENDER DI DINAS KESEHATAN DAN DINAS PEKERJAAN UMUM KABUPATEN ENDE
FREDY TRI MARHANTO, Dr. Dewi Haryani Susilastuti, M.A; Dr. Wenty Marina Minza, M.A
2017 | Tesis | S2 STUDI KEBIJAKANPenelitian ini bertujuan menganalisa (1) akses PNS di Dinas Kesehatan dan Dinas Pekerjaan Umum dalam menduduki jabatan struktural di Kabupaten Ende, (2) faktor-faktor yang memainkan peran dalam pengisian jabatan, dengan indikator Motivasi, Ketakutan Akan Sukses, Budaya, Pemahaman Pembuat Kebijakan, dan Keluarga. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif mendalam. Penentuan informan dilakukan secara purposive sampling dengan komposisi Sekretaris BAPERJAKAT (Badan Pertimbangan Jabatan dan Pangkat) Kabupaten Ende, 1 anggota BAPERJAKAT Kabupaten Ende, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ende, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Ende, Eselon III, IV PNS Dinas Kesehatan (5 orang laki-laki dan 3 orang ), Eselon III, IV Dinas Pekerjaan Umum (6 orang laki-laki dan 5 orang perempuan), PNS perempuan dan laki-laki yang sudah pantas menduduki jabatan (masing-masing 1 orang untuk laki-laki dan perempuan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa akses bagi setiap PNS dalam menduduki jabatan struktural yang lowong sangat terbuka lebar dan tidak mengalami kendala pada level peraturan, tetapi terjadi pada level praktek penempatan PNS pada jabatan struktural. Faktor yang mempengaruhi pengisian jabatan, yaitu, Budaya dan Pembuat Kebijakan. Terutama Budaya, sehingga sangat mempengaruhi pembuat kebijakan (BAPERJAKAT) dalam menempatkan PNS dalam jabatan struktural yang lowong hanya berdasarkan meritokrasi tanpa memperhatikan unsur kesetaraan gender.
This research aims to analyze (1) civil servant access in Public Works and Health Office in appointing structural position in Ende Regency, (2) Factors that play a role in positioning with Motivation, Fear of Success, Culture, Decision Maker Understanding, and Family motivations. Method that used is qualitative research method with deepening descriptive approach. Informant determining by purposive sampling with such BAPERJAKAT Secretary of Ende Regency, An officer of BAPERJAKAT of Ende Regency, Head of Health Office of Ende Regency, Head of Public Works Office of Ende Regency, civil servant with echelon III and IV at Health Office (5 men and 3 women), civil servant with echelon III and IV at Public Works Office (6 men and 5 women), male and female civil servants who have already deserved for a unoccopied position, The results showed that access for every civil servant in a vacant structural position was very wide open on regulation level, but not on practice level. Factors which influence position appointing are Culture and Decision Maker. Especially Culture. Therefore it dominantly influences decions maker (BAPERJAKAT) in appointing for a free structural position in which based on meritocracy without paying attention to gender equality.
Kata Kunci : Kesetaraan Gender, Akses, Motivasi, Ketakutan Akan Sukses, Budaya, Pemahaman Pembuat Kebijakan, Keluarga, Birokrasi