Laporkan Masalah

KEKUATAN AKTA CESSIEKARU BUKTI PEDAGANG PASAR (KBP) SEBAGAI JAMINAN KREDIT BANK DI KOTA YOGYAKARTA

ADY PRASETYA, RA Antari Innaka T, S.H, M.Hum

2017 | Tesis | S2 Kenotariatan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan selanjutnya mengkaji/menganalisis kekuatan hukum akta cessie dalam pengikatan Kartu Bukti Pedagang Pasar sebagai agunan kredit, serta untuk mengetahui dan mengkaji/menganalisis bagaimana mengeksekusi Kartu Bukti Pedagang Pasar apabila terjadi kredit macet. Sifat dari penelitian ini adalah yuridis empiris dan jenis penelitiannya adalah penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan untuk mendapatkan data sekunder serta penelitian lapangan untuk mendapakan data primer. Subyek penelitian adalah responden dan narasumber. Adapun kesimpulan dari penelitian ini yaitu akta cessie mempunyai kekuatan hukum dalam hal apabila seorang debitur telah dinyatakan oleh pihak bank (kreditur) bahwa debitur tidak mampu untuk menyelesaikan kewajiban-kewajibannya dalam hal ini mengembalikan uang kepada kreditur beserta bunga dan biaya-biaya lainnya. Kedua, apabila kreditur mengalami kredit macet maka prosedur eksekusi terhadap benda yang menjadi objek cessie adalah bank akan melakukan penjualan di bawah tangan karena PT. BPR Chandra Muktiartha menginginkan hasil yang lebih pasti dan cepat dibandingkan dengan cara pelelangan umum yang memakan waktu dan biaya sehingga dinilai tidak efisien.

The purpose of this research is to investigate further to find out and analyze the force law of cessie deed in binding of the Kartu Bukti Pedagang Pasar as a credit collateral, as well as to know and assess/analyze how execute the Kartu Bukti Pedagang Pasar in the event of bad credit. The nature of this research is empirical and juridical. Also the type of this research is a library research and field research. Library research is to get the secondary data, while field research is to gain the primary data. The subject of the research is the respondents and the interviewees. Moreover, the research concludes that cessie deed had the force of law in the case when a debtor has been declared by the bank (lender) that the debtor is unable to complete the obligation which in this case is returning the money to the lender with the interest and other costs. Secondly, if creditors are having bad credit then the procedure of execution of the things of the cessie objects is the bank will make sales under the hand because PT. BPR Chandra Muktiartha wanted more definitive and faster results compared to the general auction way which takes a long time and more cost, so it is assessed as inefficient.

Kata Kunci : kekuatan hukum akta cessie, eksekusi kartu bukti pedagang pasar (KBP)

  1. S2-2017-372215-abstract.pdf  
  2. S2-2017-372215-bibliography.pdf  
  3. S2-2017-372215-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2017-372215-title.pdf