Laporkan Masalah

KETIMPANGAN FISKAL KABUPATEN/KOTA DAN UPAYA EKUALISASI TRANSFER ANTARPEMERINTAH

AZKA AZIFA, Dr. Artidiatun Adji, M.Ec., M.A.

2017 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMI

Transfer antarpemerintah diberikan kepada kabupaten/kota sebagai konsekuensi dari pelaksanaan desentralisasi. Transfer tersebut diberikan untuk mengurangi ketimpangan kemampuan fiskal antarkabupaten/kota yang dapat menyebabkan ketimpangan layanan publik dan pendapatan antardaerah. Dengan jumlah transfer antarpemerintah yang terus meningkat dari tahun ke tahun, penelitian ini menganalisis dampak transfer terhadap ketimpangan fiskal kabupaten/kota di 33 provinsi di Indonesia dalam rentan waktu 2008 hingga 2014. Ketimpangan fiskal diukur menggunakan indeks half squared coefficient of variation (Theil�s Second Measure). Selanjutnya dengan menggunakan regresi panel fixed effect, penelitian ini melihat faktor-faktor karakteristik provinsi yang mempengaruhi perbedaan upaya ekualisasinya. Hal ini mengingat peran pemerintah provinsi sebagai wakil pemerintah pusat di tingkat daerah memiliki tanggung jawab dalam pemerataan kemampuan fiskal di wilayah yurisdiksinya. Hasil penelitian menunjukkan transfer antarpemerintah memiliki efek ekualisasi terhadap ketimpangan fiskal. Akan tetapi jika melihat efek dari masing-masing jenis transfer, adanya transfer provinsi justru memberikan efek disekualisasi. Pada hasil regresi panel fixed effect, variabel karakteristik kewenangan keuangan provinsi tidak signifikan mempengaruhi besarnya upaya ekualisasi antarprovinsi. Ketimpangan fiskal awal menjadi satu-satunya faktor yang signifikan. Hal ini menunjukkan minimnya peran pemerintah provinsi dalam upaya pemerataan kemampuan fiskal kabupaten/kota.

Intergovernmental transfers are given to district/municipal governments as a consequence of decentralization. Transfers are given to decrease fiscal resources disparity which could potentially increase inequality in public provision and income between regions. As the occurrence of continuous increases in intergovernmental transfers, this study analyze the impact of transfers to fiscal disparity in district/municipal governments in 33 provinces in Indonesia during 2008-2014. Fiscal disparities are measured using inequality indices half squared coefficient of variation (Theils Second Measure). Furthermore using panel fixed effect regression, this study examines factor characteristics of provincial government which affect differences in equalization effort among provinces. This taking provincial governments role as central government representative into account in equalizing its jurisdictions fiscal resource. The result shows equalization effect of intergovernmental transfers in district/municipal fiscal disparities. However, when examining equalization effect of each intergovernmental transfers, provincial transfers give dis equalization effects in overall fiscal disparity. In panel fixed effect regression, the result shows how factor characteristics of provincial government do not affect differences in provincial equalization efforts. Initial fiscal disparity become the only significant factor. It denotes how least province governments role to equally distribute regional fiscal resources.

Kata Kunci : Desentralisasi, Ketimpangan Fiskal, Transfer Antarpemerintah, Upaya Ekualisasi